Comscore Tracker

Benarkah Pilot Garuda Bakal Dipindahtugaskan ke Citilink?

Ada 8 tuntutan dari Asosiasi Pilot Citilink

Jakarta, IDN Times – PT Garuda Indonesia dikabarkan hendak mengalihtugaskan sejumlah pilot mereka ke PT Citilink Indonesia. Informasi itu terungkap melalui dokumen minute of meeting (MoM) Asosiasi Pilot Citilink (APIC).

Namun, rencana perpindahan masih dalam tahap pembahasan atau penggodokan.

“Rencana optimalisasi crew GA ke QG masih dalam tahap pembahasan,” tertulis dalam dokumen yang diterima IDN Times.

Baca Juga: Peter Gontha: Asosiasi Pilot Halangi Restrukturisasi Garuda Indonesia

1. APIC meminta keputusan itu ditunda

Benarkah Pilot Garuda Bakal Dipindahtugaskan ke Citilink?Pesawat Citilink (Website/citilink.co.id)

Rapat Asosiasi Pilot Citilink itu diselenggarakan pada Senin (8/11/2021) dan dipimpin oleh Direktur Operasi Citilink, Erlangga Sakti.

Karena belum ada keterangan detail tentang rencana pemindahtugasan pilot Garuda, APIC meminta keputusan tersebut ditunda.  

2. APIC meminta kejelasan soal penugasan pilot Garuda

Benarkah Pilot Garuda Bakal Dipindahtugaskan ke Citilink?Livery masker pesawat Garuda Indonesia (Dok.Garuda Indonesia)

APIC menagih sejumlah hal sebelum rencana tersebut direalisasikan, seperti kepastian berapa jumlah pilot Garuda indonesia yang diperbantukan ke Citilink serta berapa lama kurun waktunya.

Mereka juga meminta penjelasan rencana utilisasi pilot Garuda yang diperbantukan dibanding jumlah pilot Cilitilink. Tak hanya itu, mereka juga mempertanyakan paket remunerasi pilot Garuda yang ditempatkan ke Citilink

3. APIC juga mempertanyakan nasib mereka dan Citilink sendiri

Benarkah Pilot Garuda Bakal Dipindahtugaskan ke Citilink?(Ilustrasi pesawat Citilink) www.instagram.com/@citilink

Selain mempertanyakan perihal pilot Garuda, mereka juga menuntut penjelasan tentang nasib pilot Citilink dan perusahaan tersebut sendiri jika rencana pemindahtugasan itu jadi terlaksana. Salah satunya, soal konsekuensi beban finansial Citilink terkait kebijakan ini.

"Kepastian kelanjutan program internal captaincy di fleet A320 dan ATR. Lalu, kepastian new-remuneration pilot Citilink yang sudah disetujui oleh direksi di awal 2020 agar tidak terhambat kebijakan ini," tulis APIC dalam catatan rapat.

Tak hanya itu, mereka juga meminta kepastian perubahan status pilot Citilink dari sistem perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Mereka menagih komitmen Direktur Operasional bahwa semua keputusan yang dibuat berdasarkan basic interest Citilink. 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya