Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Waskita Resmi Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun

Waskita Resmi Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun
Jalan tol Cimanggis-Cibitung. (dok. Kementerian PUPR)
Intinya sih...
  • Divestasi jalan tol untuk penyehatan keuangan dan mendukung restrukturisasi bisnis perseroan.
  • Dana hasil penjualan saham akan digunakan untuk membayar utang, meningkatkan likuiditas, dan menata kembali portofolio perusahaan.
  • Waskita Karya telah berkontribusi pada pembangunan lebih dari 1.000 km jalan tol di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR) telah merampungkan seluruh rangkaian aksi korporasi divestasi saham pada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) pada Jumat (28/11/2025). Total nilai transaksi atas pelepasan 35 persen saham CCT milik WTR kepada PT Bakrie Toll Indonesia tersebut mencapai Rp3,28 triliun.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho saat menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham (SPA) di Jakarta, menyampaikan proses divestasi CCT berjalan lancar dan sudah selesai.

"Langkah ini sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap kreditur dan memenuhi Master Restructuring Agreement (MRA) yang telah efektif sejak Oktober tahun 2024," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

1. Divestasi untuk penyehatan keuangan

Waskita Resmi Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun
Gedung PT Waskita Karya (Dok. Waskita Karya)

Dia menjelaskan, divestasi jalan tol menjadi bagian vital dari strategi restrukturisasi dan transformasi bisnis perseroan. Aksi korporasi itu bertujuan mendukung upaya penyehatan keuangan dan memenuhi kebutuhan pendanaan strategis.

“Waskita Karya akan terus menjaga stabilitas keuangan serta melakukan divestasi jalan tol. Perseroan juga fokus mengembalikan core business (bisnis inti) sebagai perusahaan konstruksi yang membangun gedung, infrastruktur air, jalan, dan jembatan,” tuturnya.

Sebagai BUMN konstruksi dengan pengalaman 65 tahun, Waskita Karya menegaskan akan terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional, yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

2. Dana hasil penjualan untuk bayar utang

Waskita Resmi Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun
ilustrasi utang (pexels.com/olia danilevich)

Pria yang karib disapa Oho itu menambahkan, dana yang diperoleh dari hasil divestasi akan dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban kepada kreditur, meningkatkan likuiditas, serta menambah arus kas untuk operasional perusahaan. Dengan langkah tersebut, Waskita diharapkan dapat menata kembali portofolionya sehingga nilai aset perseroan tetap terjaga.

Sebelum pelepasan saham, komposisi kepemilikan saham di Jalan Tol Cimanggis-Cibitung dipegang oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) sebesar 55 persen, PT Bakrie Toll Indonesia 10 persen, dan WTR 35 persen.

“Ke depannya, Perseroan akan terus melakukan divestasi jalan tol lainnya, sebagai salah satu strategi penguatan keuangan perusahaan. Pada 2024, Waskita Karya pun telah melakukan divestasi saham PT Trans Jabar Tol (TJT) sebesar 25 persen kepada PT SMI,” papar Oho.

3. Kontribusi pada jaringan tol nasional

Waskita Resmi Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun
Jalan tol Cimanggis-Cibitung. (dok. Kementerian PUPR)

​Selama 10 tahun terakhir, Waskita, melalui grup usahanya WTR, diketahui telah berinvestasi pada 18 ruas jalan tol yang mencakup wilayah Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Dari investasi tersebut, sembilan ruas di antaranya telah didivestasi sejak 2019. ​Secara total, Waskita Karya menyatakan telah berkontribusi pada pembangunan lebih dari 1.000 kilometer (km) dari 3.000 km jalan tol yang saat ini beroperasi di Indonesia.

​Manajemen Waskita juga menjelaskan proyek jalan tol memiliki dampak berantai (multiplier effect) yang signifikan. Dampak meliputi peningkatan konektivitas antar daerah serta potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

IHSG Sepekan Naik 1,12 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.626 T

29 Nov 2025, 11:44 WIBBusiness