Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waspada Penipuan Online, VIDA Dorong Keamanan Identitas Digital

Waspada Penipuan Online, VIDA Dorong Keamanan Identitas Digital
ilustrasi seorang pria yang memegang tanda "Fraud" (Pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Intinya Sih
  • VIDA menyoroti pentingnya perlindungan identitas digital di tengah 515.345 laporan penipuan online sejak 2024, dengan 9 dari 10 kasus melibatkan pencurian OTP dan peningkatan penipuan berbasis deepfake.
  • Niki Luhur menegaskan bahwa meski kesadaran masyarakat meningkat, kewaspadaan sering turun saat menghadapi situasi mendesak atau menguntungkan, sehingga kebiasaan memeriksa ulang informasi menjadi krusial.
  • VIDA meluncurkan video edukatif 'The World of VIDA' untuk membantu publik memahami cara kerja perlindungan identitas digital dalam aktivitas harian secara sederhana dan relevan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times -VIDA, digital identity network dan fraud prevention terdepan di Indonesia, menekankan pentingnya perlindungan identitas digital untuk menjaga keamanan transaksi dan interaksi online.

Data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) OJK mencatat 515.345 laporan kasus penipuan sejak November 2024 hingga Maret 2026.

1. Sebanyak 9 dari 10 kasus scam melibatkan pencurian OTP

Ilustrasi laptop terkena fraud scam phishing (freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi laptop terkena fraud scam phishing (freepik.com/rawpixel.com)

Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengatakan 9 dari 10 kasus scam melibatkan pencurian OTP. Risiko serupa juga dapat muncul saat menunggu paket datang, ketika file APK berbahaya disamarkan sebagai pembaruan status pengiriman dan berpotensi menginfeksi perangkat jika terlanjur diunduh.

"Upaya penipuan berbasis deepfake di Asia Tenggara melonjak 156 persen sepanjang 2025," ucap Niki Luhur dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

2. Makin banyak modus kejahatan digital

ilustrasi fraud detection (freepik.com/freepik)
ilustrasi fraud detection (freepik.com/freepik)

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sejatinya sudah memiliki tingkat kesadaran dasar yang cukup baik terhadap bahaya penipuan digital. Namun, kewaspadaan tersebut kerap menurun ketika seseorang dihadapkan pada situasi yang terlihat menguntungkan, mendesak, atau terasa meyakinkan.

Menurutnya, di banyak situasi, orang sebenarnya sudah tahu bahwa penipuan digital itu nyata. Namun, ketika modus yang muncul terasa relevan, menarik, atau seolah menguntungkan, kewaspadaan bisa turun dalam hitungan detik.

"Karena itu, membangun kebiasaan untuk berhenti sejenak, memeriksa ulang, dan tidak langsung percaya menjadi semakin penting di tengah berkembangnya modus penipuan yang semakin canggih,” ujar Niki.

3. VIDA perkenalkan video edukasi untuk lindungi identitas digital masyarakat

Ilustrasi fraud pada perusahaan (unsplash.com/@neonbrand)
Ilustrasi fraud pada perusahaan (unsplash.com/@neonbrand)

Untuk mendekatkan pemahaman tersebut, VIDA menghadirkan “The World of VIDA”, sebuah video yang dikemas secara informatif dan mudah dipahami untuk menunjukkan bagaimana perlindungan identitas digital bekerja di balik berbagai aktivitas sehari-hari.

Melalui pendekatan yang erat dengan keseharian, video ini dihadirkan agar publik dapat melihat bahwa perlindungan digital bukan sesuatu yang jauh atau rumit, melainkan relevan dengan aktivitas yang mereka lakukan setiap hari.

VIDA adalah perusahaan terkemuka di Indonesia di bidang identitas digital dan pencegahan penipuan, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berlisensi yang terdaftar di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Didirikan pada tahun 2018, VIDA menyediakan layanan identitas digital yang mengintegrasikan sertifikat elektronik, tanda tangan digital, verifikasi identitas, dan otentikasi transaksi, semuanya mematuhi standar keamanan kelas dunia, termasuk Infrastruktur Kunci Publik (PKI) dan verifikasi biometrik

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More