Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Program MBG dan KDMP DIklaim Ikut Topang Pertumbuhan Ekonomi.

Program MBG dan KDMP DIklaim Ikut Topang Pertumbuhan Ekonomi.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers BPS, Selasa (5/5/2026). (IDN Times/Triyan)
Intinya Sih
  • BPS menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berperan besar dalam mendorong pertumbuhan investasi atau PMTB pada kuartal I 2026.
  • Pembangunan fisik SPPG, proyek MRT senilai lebih dari Rp25 triliun, serta gerai KDMP menjadi faktor utama peningkatan aktivitas konstruksi yang tumbuh 5,49 persen secara tahunan.
  • Konsumsi pemerintah naik 21,81 persen didorong realisasi belanja MBG sebesar Rp54,4 triliun, turut menyumbang 6,72 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan peran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam mendorong pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi di kuartal I-2026.

"Kuartal I-2026, kami mencermati adanya pembangunan fisik SPPG yang cukup masif dan tentunya pembangunan-pembangunan fisik dan juga infrastruktur konektivitas ini menjadi bagian dari kontribusi terhadap PMTB," ucap Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Amalia menyebut beberapa proyek pemerintah yang berdampak pada pertumbuhan investasi, antara lain pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), yang investasi pembangunannya mencapai lebih dari Rp25 triliun. Selain itu, pembangunan gerai KDMP termasuk pengadaan mesin, peralatan, kendaraan, dan aset tidak berwujud juga memberikan kontribusi positif.

“Pada kuartal I 2026, kami juga mencatat pembangunan fisik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang cukup masif. Pembangunan fisik dan infrastruktur ini menjadi bagian penting dari kontribusi terhadap PMTB,” jelas Amalia.

Di sisi lain, program infrastruktur konektivitas dan swasembada pangan turut mendukung pertumbuhan PMTB. Berdasarkan catatan BPS, dari Desember 2025 hingga Maret 2026, jumlah SPPG baru bertambah sebanyak 6.737 unit.

“Investasi SPPG mencakup pembangunan dapur dan pengadaan peralatan pendukung lainnya. Pertumbuhan SPPG ini memberikan dampak positif terhadap PMTB karena melibatkan pembangunan fisik,” tambah Amalia.

Adapun pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 tercatat sebesar 5,61 persen secara tahunan. Salah satu pendorong utamanya adalah sektor konstruksi yang tumbuh 5,49 persen secara tahunan, didorong meningkatnya aktivitas konstruksi swasta seiring bertambahnya SPPG dan KDMP.

Selain itu, konsumsi pemerintah juga tumbuh tinggi, mencapai 21,81 persen pada kuartal I 2026, terutama melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Amalia menyebut konsumsi pemerintah memberikan kontribusi sebesar 6,72% terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Tingginya konsumsi pemerintah sejalan dengan peningkatan realisasi belanja pegawai, pembayaran gaji ke-14, pengangkatan aparatur sipil negara baru, serta belanja barang dan jasa, terutama program MBG,” jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 31 Maret 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp815 triliun atau 31,4 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun. Realisasi belanja pemerintah pusat tercatat Rp610,3 triliun (19,4 persen dari pagu), meningkat 47,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara realisasi transfer ke daerah tercatat Rp204,8 triliun (29,5 persen dari pagu), meski turun 1,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi belanja barang mencapai Rp111,1 triliun, tumbuh 114,6 persen, utamanya untuk program MBG (Rp54,4 triliun). Sisanya digunakan untuk Dana Bantuan Operasional Sekolah (Rp4,8 triliun), insentif biodiesel (Rp4,2 triliun), pelayanan kesehatan unit teknis (Rp2 triliun), dan stabilisasi pangan (Rp900 miliar).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More