Jakarta, IDN Times – Fenomena iklim El Niño yang bergerak cepat diproyeksikan bisa menghempas hampir 50 juta orang tambahan ke jurang kelaparan akut hingga akhir tahun depan. Laporan teranyar Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) pada Rabu (5/8/2026) memperingatkan bahwa ancaman ini bakal memperparah kondisi ratusan juta warga yang sudah lebih dulu terimpit kekeringan parah di Afrika dan lonjakan harga pangan akibat konflik di Timur Tengah.
Kondisi tersebut dikhawatirkan bakal mendorong banyak negara melewati ambang batas krisis. Direktur Layanan Analisis Ketahanan Pangan dan Gizi WFP, Jean-Martin Bauer, menegaskan bahaya fenomena ini.
“Ini adalah peristiwa-peristiwa yang di masa lalu telah memicu kelaparan skala besar,” ujarnya, dikutip Japan Times.
