3 Sinyal Ketidakcocokan Finansial dalam Hubungan, Bisa Jadi Masalah!

Banyak orang menilai kecocokan finansial lebih penting daripada chemistry, menegaskan bahwa uang berperan besar dalam kepercayaan dan tujuan hidup pasangan.
Tiga sinyal ketidakcocokan finansial: kurangnya keterbukaan soal uang, kontrol berlebihan dalam keputusan keuangan, serta perbedaan ambisi dan tujuan hidup.
Pentingnya komunikasi, nilai bersama, dan saling menghormati agar hubungan tetap sehat secara emosional maupun finansial.
Uang sering jadi topik sensitif dalam hubungan, meski perannya sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari siapa yang membayar saat kencan hingga cara mengatur pengeluaran bersama, semuanya berkaitan dengan nilai dan kebiasaan pribadi.
Survei dari The Harris Poll menunjukkan bahwa stabilitas dan kecocokan finansial dianggap lebih penting dibanding sekadar chemistry oleh banyak orang dewasa. Hal ini menandakan bahwa urusan uang bukan cuma soal angka, tapi juga soal kepercayaan dan tujuan hidup.
Jika perbedaan cara memandang uang gak disadari sejak awal, konflik bisa muncul tanpa peringatan. Supaya hubunganmu lebih sehat, kenali tiga sinyal ketidakcocokan finansial berikut ini sebelum berkembang menjadi masalah besar.
1. Kurangnya keterbukaan soal uang

Valerie Galinskaya, kepala Merrill Center for Family Wealth di Merrill Lynch, menilai bahwa sikap enggan berbagi informasi keuangan bisa mencerminkan pola hubungan yang gak sehat. Ia memimpin divisi yang fokus memberi edukasi dan panduan keuangan bagi keluarga dengan aset besar. Menurut pandangannya, tidak terbuka soal kondisi finansial sering berkaitan dengan isu kepercayaan dan kontrol dalam hubungan. Jika sejak awal kamu atau pasangan menutup-nutupi masalah uang, tujuan bersama akan sulit dibangun.
Perbedaan antara menjaga privasi dan menyimpan rahasia perlu dipahami dengan jelas, lho. Galinskaya menjelaskan bahwa pasangan akan kesulitan merencanakan masa depan kalau salah satu pihak menyembunyikan utang atau gak memiliki tabungan sama sekali. Hubungan yang sehat membutuhkan komunikasi jujur tentang kondisi keuangan masing-masing. Tanpa keterbukaan, rasa curiga bisa tumbuh dan menggerus kedekatan emosional.
2. Masalah kontrol dalam keputusan keuangan

Galinskaya juga menyoroti kecenderungan salah satu pasangan untuk terlalu mengatur keputusan finansial sebagai tanda ketidakcocokan. Sebagai pemimpin pusat edukasi keuangan keluarga, ia sering menemui kasus di mana kontrol berlebihan berakar dari masalah kepercayaan. Sikap ini biasanya gak hanya terlihat dalam urusan uang, tapi juga dalam cara mengambil keputusan lain dalam hubungan. Jika pasangan merasa berhak menentukan semua pengeluaranmu, itu bisa menjadi sinyal adanya ketimpangan kekuasaan.
Selain itu, lembaga National Network to End Domestic Violence menjelaskan bahwa pengendalian keuangan secara ketat dapat menjadi bentuk kekerasan ekonomi. Organisasi ini berfokus pada perlindungan korban kekerasan dalam rumah tangga, termasuk yang berkaitan dengan akses terhadap uang. Hubungan yang sehat seharusnya mendorong diskusi bersama, bukan paksaan sepihak. Bila kamu mulai merasa gak bebas menentukan pilihan finansial sendiri, kondisi ini patut dipertimbangkan secara serius.
3. Perbedaan ambisi dan tujuan hidup

Ketidakcocokan finansial gak selalu soal jumlah gaji, lho, tapi lebih pada cara memandang produktivitas dan masa depan. Galinskaya menilai bahwa pasangan perlu sejalan dalam hal ambisi dan kontribusi, baik secara finansial maupun emosional. Jika satu pihak sangat fokus membangun karier sementara yang lain sering berpindah pekerjaan tanpa tujuan jelas, ketimpangan bisa muncul. Situasi ini dapat memengaruhi rasa tanggung jawab dalam hubungan jangka panjang.
Ahli keuangan dan hubungan seperti Ramit Sethi, penulis buku tentang pengelolaan uang untuk pasangan, menekankan pentingnya nilai dan komunikasi dalam mengatur keuangan bersama. Ia dikenal sebagai pakar keuangan yang mengedukasi masyarakat tentang cara membangun kekayaan secara sadar. Sementara itu, Heather Boneparth, direktur urusan bisnis dan hukum di Bone Fide Wealth, juga menilai bahwa pasangan kuat memahami uang sebagai cerminan kepercayaan dan tujuan bersama. Jika ambisi dan definisi sukses berbeda jauh, hubungan bisa kehilangan arah tanpa disadari.
Ketidakcocokan finansial sering muncul bukan karena kurangnya cinta, tapi karena perbedaan nilai dan cara memandang masa depan. Keterbukaan, saling menghormati, dan komunikasi rutin menjadi kunci agar hubungan tetap sehat.
Dengan mengenali sinyal seperti kurangnya transparansi, masalah kontrol, dan perbedaan ambisi, kamu bisa lebih waspada sejak awal. Hubungan yang kuat bukan hanya tentang perasaan, tapi juga tentang kesiapan berjalan searah dalam urusan uang dan kehidupan.














![[QUIZ] Cari Tahu Ide Bisnis yang Cocok dari Shio Kamu](https://image.idntimes.com/post/20240328/10817217-19406371-d1bc7980c62d880a91283408a334e32a.jpg)



