Dalam menjalankan bisnis, keuntungan sering menjadi salah satu ukuran yang paling diperhatikan untuk melihat apakah usaha berjalan dengan baik. Namun, angka keuntungan yang terlihat dalam laporan keuangan sebenarnya memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Dua istilah yang cukup sering muncul adalah laba kotor dan laba bersih, yang sekilas terdengar sama tetapi sebenarnya menunjukkan kondisi keuangan yang berbeda.
Kesalahan memahami kedua istilah tersebut dapat membuat pemilik usaha salah membaca performa bisnisnya. Laba kotor lebih banyak menggambarkan hasil penjualan setelah dikurangi biaya yang berkaitan langsung dengan produk, sedangkan laba bersih sudah memperhitungkan berbagai beban lain selama periode tertentu. Supaya gak keliru saat membaca laporan keuangan dan menilai kesehatan bisnis, yuk pahami lima perbedaannya berikut ini.
