Askrindo Umumkan Transformasi Bisnis, Fokus ke 3 Strategi Ini

- Askrindo mengumumkan tengah melakukan transformasi bisnis dengan mengutamakan tiga strategi.
- Askrindo fokus pada digitalisasi layanan, optimalisasi proses bisnis, dan penguatan brand engagement.
- Askrindo tak hanya fokus pada kegiatan pemasaran semata, tetapi juga menjadi kekuatan strategis yang menjembatani antara strategi merek dan tujuan bisnis jangka panjang perusahaan.
Jakarta, IDN Times - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), anggota holding Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) mengumumkan tengah melakukan transformasi bisnis dengan mengutamakan tiga strategi.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto mengatakan pihaknya tengah fokus pada digitalisasi layanan, optimalisasi proses bisnis, dan penguatan brand engagement.
"Askrindo akan terus memperkuat sinergi antara strategi pemasaran dan strategi bisnis, agar dapat menghadirkan nilai tambah bagi nasabah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Budhi dikutip Selasa, (4/11/2025).
1. Fokus bisnis jangka panjang

Budhi mengatakan, perusahaan berupaya membangun sejumlah strategi, salah satunya strategi pemasaran yang selaras dengan tujuan bisnis jangka panjang.
Tak hanya itu, dia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan di tengah lanskap pasar yang dinamis.
2. Jembatani branding dan tujuan bisnis

Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), Budhi tak hanya berfokus pada kegiatan pemasaran semata, tetapi juga menjadi kekuatan strategis yang menjembatani antara strategi merek dan tujuan bisnis jangka panjang perusahaan.
Hal itu disampaikan Budhi usai meraih penghargaan Indonesia Best CMO Role in Indonesia Dynamic Market Landscape to Shape the Future of Brand and Business Growth.
3. Utamakan pendekatan data

Budhi mengatakan, strategi yang disiapkan itu diterapkan dengan pendekatan yang berbasis data, inovasi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar.
"Askrindo percaya bahwa kekuatan brand tidak hanya dibangun melalui komunikasi, tetapi juga melalui strategi bisnis yang berorientasi pada nilai dan keberlanjutan,” ujar Budhi.



















