Aplikasi QLola by BRI milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (dok. BRI)
Penghargaan Domestic Liquidity Management Bank of The Year diberikan atas kemampuan BRI menghadirkan solusi pengelolaan likuiditas yang terintegrasi bagi nasabah korporasi dan institusi. Melalui berbagai solusi treasury dan cash management, BRI membantu nasabah mengoptimalkan pengelolaan arus kas, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan melalui layanan transaksi dan pengelolaan likuiditas terintegrasi.
Salah satu pendorong utama pencapaian tersebut adalah QLola by BRI, platform integrated corporate solution yang mengintegrasikan layanan cash management, trade finance, supply chain, foreign exchange, hingga investment services dalam satu ekosistem digital. Kehadiran platform ini memungkinkan nasabah korporasi mengelola transaksi dan likuiditas secara lebih efisien, aman, dan real-time melalui satu akses terpadu.
Tercatat, hingga Juni 2026, jumlah pengguna QLola by BRI mencapai lebih dari 384 ribu user atau tumbuh 49 persen secara tahunan (YoY). Sejalan dengan peningkatan adopsi tersebut, volume transaksi yang diproses melalui platform mencapai Rp6.857 triliun atau tumbuh 35 persen YoY. Pada periode yang sama, jumlah transaksi QLola by BRI mencapai 43,1 juta transaksi atau meningkat 28 persen YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut juga berkontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan sebesar Rp309 triliun serta Fee Based Income (FBI) senilai Rp53,8 miliar.
“Pemanfaatan QLola by BRI terus meluas di berbagai sektor industri, mulai dari agribisnis, pertambangan, FMCG, telekomunikasi, hingga sektor ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech. Hal ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan keuangan dan operasional bisnis secara efisien, terintegrasi, dan real-time,” kata Dhanny.