Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Flores usai Gempa

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Flores usai Gempa
Ilustrasi SPBU Pertamina. (dok. Pertamina Retail)
  • Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM di Flores aman pascagempa magnitudo 7,7, dengan keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi prioritas utama.
  • Pengecekan awal di Sikka, Nagekeo, Manggarai Raya, dan wilayah terdampak menunjukkan lembaga penyalur serta sarana utama BBM dalam kondisi aman tanpa kerusakan.
  • Sejumlah penyalur dihentikan sementara demi keselamatan; Pertamina berkoordinasi memantau listrik dan longsor, sambil menjaga stok BBM, termasuk ketahanan pasokan di Reo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) aman di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai gempa bumi dengan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dari Surabaya menyampaikan prihatin atas bencana di Flores. Dia menambahkan, keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi prioritas utama Pertamina dalam menghadapi situasi kebencanaan.

"Pertamina menyampaikan keprihatinan atas gempa yang terjadi di NTT. Kami terus melakukan pengecekan dan memastikan seluruh sarana penyaluran BBM dalam kondisi aman," katanya, dikutip dari ANTARA.

  1. 1. Pertamina pantau sarana dan fasilitas penyaluran BBM

    Pertamina melakukan pemantauan terhadap kondisi sarana dan fasilitas penyaluran BBM di Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai Raya, serta wilayah terdampak lainnya.

    Berdasarkan hasil pengecekan awal, seluruh lembaga penyalur BBM dalam kondisi aman. Selain itu, juga tidak ditemukan kerusakan pada sarana utama.

  2. 2. Operasional sejumlah Lembaga penyalur dihentikan sementara

    Adapun sebagai langkah kehati-hatian, operasional pada sejumlah lembaga penyalur dihentikan sementara hingga pemeriksaan fasilitas selesai dan kondisi dinyatakan aman.

    Ahad mengatakan, penghentian sementara operasional di sejumlah titik merupakan langkah kehati-hatian untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum pelayanan kembali dilakukan.

    Pertamina juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan instansi terkait untuk memantau dampak gempa, termasuk gangguan kelistrikan dan kondisi ruas jalan Trans Ende-Bajawa yang mengalami longsor.

  3. 3. Pastikan kesediaan stok BBM

    Ahad menuturkan, Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM tetap dalam kondisi aman. Pertamina juga menyiapkan langkah pengamanan pasokan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi setelah kondisi memungkinkan.

    Untuk wilayah Reo, ketahanan stok saat ini tercatat Avtur sekitar sembilan hari, Biosolar enam hari, Pertamina Dex empat hari, Pertamax lima hari, dan Pertalite lima hari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More