ilustrasi Shopee Pinjam (freepik.com/benzoix)
Menjaga skor kredit supaya tetap positif sangat penting agar kamu tetap mudah mendapatkan akses layanan keuangan di masa depan dan jangan sampai keterlambatan pembayaran membuat skor kreditmu menurun dan menyulitkan pengajuan berikutnya. Berikut ini tips aman untuk menjaga skor kredit agar tetap baik dan stabil.
1. Sebelum menutup dan saat menutup SPinjam
Sebelum melakukan penutupan SPinjam, pastikan tidak ada kewajiban yang tertinggal. Dokumentasikan semua proses penutupan sebagai bukti resmi.
Pastikan tagihanmu di SPinjam sudah lunas terbayar semua.
Cek status di SLIK OJK untuk memastikan tercatat seluruh pinjaman sudah lunas tanpa ada yang tertinggal.
Simpan bukti pembayaran hingga bukti konfirmasi penutupan.
2. Setelah menutup SPinjam
Setelah akun SPinjam milikmu resmi ditutup, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Jangan sampai langkah ini justru berdampak negatif pada skor kreditmu di kemudian hari.
Pantau skor kredit secara berkala lewat aplikasi SLIK OJK.
Tunggu 1–3 bulan untuk pembaruan data di sistem pelaporan kredit.
Jangan langsung mengajukan pinjaman baru, kamu perlu rehat dan memberi jeda minimal 3–6 bulan untuk dapat mengajukan pinjaman kembali agar tidak membebani kondisi finansialmu serta tidak memperburuk skor kreditmu.
3. Jaga skor kredit tetap sehat
Menjaga skor kredit bukan hanya soal melunasi utang, tapi juga soal kebiasaan finansial sehari-hari. Berikut yang perlu kamu jaga secara konsisten.
Pastikan untuk membayar tagihan dan cicilan tepat waktu setiap bulannya agar tidak dikenai denda yang membebankanmu.
Jaga rasio penggunaan kartu kredit di bawah 30% dari limit.
Hindari mengajukan banyak pinjaman baru dengan jumlah yang besar sekaligus.
Itulah tadi penjelasan mengenai cara menonaktifkan SPinjam sekaligus tips menjaga skor kredit agar tetap sehat setelahnya. Apakah kamu saat ini masih aktif sebagai pengguna SPinjam atau sudah berencana untuk menonaktifkannya?