Jakarta, IDN Times - Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, menilai rendahnya literasi keuangan di Indonesia menjadi alasan penting perlunya edukasi mengenai financial planning.
Menurutnya, hasil asesmen Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan, kemampuan literasi keuangan pelajar Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara OECD.
“Yang sangat menyedihkan, dari seluruh OECD countries, ranking kita itu paling rendah. So, Indonesia adalah financial literacy-nya paling rendah berdasarkan data financial literacy PISA,” ujar dia saat menghadiri acara Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
