Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

240 BUMN Sudah Dipangkas, Aset Semakin Efisien dan Terintegrasi

240 BUMN Sudah Dipangkas, Aset Semakin Efisien dan Terintegrasi
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria (Tengah). (dok. BP BUMN)
Intinya Sih
  • BP BUMN melaporkan 240 entitas BUMN telah dipangkas hingga Juli 2026 untuk menciptakan struktur perusahaan yang lebih efisien dan terintegrasi.
  • Presiden Prabowo menargetkan pemangkasan lebih dari 750 BUMN dari total lebih 1.000 entitas agar jumlahnya tersisa sekitar 250 hingga 300 perusahaan.
  • Pemangkasan dilakukan guna menekan biaya overhead tinggi akibat banyaknya direksi dan komisaris, serta mendorong efisiensi dan transparansi dalam dua tahun ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) melaporkan hingga awal Juli 2026, sebanyak 240 entitas BUMN telah dipangkas.

Konsolidasi yang menghasilkan perampingan jumlah BUMN dilakukan untuk meningkatkan efisiensi struktur perusahaan, sehingga kinerjanya lebih sehat dan bisa menciptakan nilai tambah.

“Kita ingin setiap aset BUMN dikelola sebagai satu kekuatan besar, bukan berjalan sendiri-sendiri. Kalau pengelolaannya makin terintegrasi, manfaatnya juga akan jauh lebih besar, baik untuk negara, dunia usaha, maupun masyarakat,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria dikutip Jumat, (2/7/2026).

1. Mekanisme konsolidasi BUMN

Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)
Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)

Adapun konsolidasi untuk merampingkan jumlah BUMN dilakukan dengan merger, pembentukan holding, hingga likuidasi.

Dalam rapat internal, Dony mengatakan proses integrasi aset pun berjalan sesuai rencana, sehingga memperkuat efektivitas pengelolaan portofolio perusahaan negara secara menyeluruh.

2. Prabowo bakal pangkas 750 BUMN

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, jumlah BUMN beserta anak usaha yang melebihi 1.000 entitas, akan dipangkas lebih dari 750 perusahaan.

Hal itu dia ungkapkan dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia, di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (28/6/2026).

“Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200, lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah ya? Bagaimana Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa? Ujungnya nanti 250? Bayangkan lebih dari 750 kita tutup,” kata Prabowo.

3. BUMN tak untung tapi bayar gaji ribuan direksi-komisaris

ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Prabowo mengatakan, dengan pemangkasan itu, maka pengeluaran BUMN juga bisa berkurang. Sebab, menurut dia selama ini BUMN tak mencatatkan keuntungan, tapi harus membayarkan gaji direksi hingga komisaris yang jumlahnya tak sedikit.

“750 dirut, 750 direksi, kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa? Gajinya kayak apa saudara-saudara? Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” tutur Prabowo.

Dengan pemangkasan yang dilakukan, Prabowo menargetkan BUMN akan lebih efisien dan transparan dalam waktu dua tahun.

“Saudara-saudara sekalian, kita mau sekarang rasional, efisien, dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan. Saya minta dalam tahun ini harus selesai ya. Jadi dalam dua tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan,” tutur Prabowo.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More