Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
ilustrasi barongsai Imlek (pexels.com/Andry Sasongko)
Intinya sih...
  • Bisnis kue keranjang dan kue khas Imlek mengalami lonjakan permintaan sebelum perayaan, dengan potensi keuntungan signifikan.
  • Hampers Imlek dengan konsep personal menarik konsumen dengan daya tarik visual dan narasi produk yang menarik.
  • Jual amplop angpao dan produk cetak bertema Imlek memiliki volume penjualan tinggi dalam waktu singkat, meski persaingan harga ketat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momentum penting bagi perputaran ekonomi di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan dan pusat perdagangan. Tradisi berbagi angpao, mengirim hampers, menghias rumah, serta mempersiapkan jamuan keluarga membuat kebutuhan konsumsi meningkat tajam dalam waktu singkat. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan ide usaha laris manis jelang Imlek secara lebih terencana dan strategis.

Lonjakan permintaan biasanya terjadi dua hingga empat minggu sebelum hari perayaan, sehingga perputaran modal berlangsung cepat. Meski bersifat musiman, bisnis Imlek tetap menarik karena potensi keuntungannya cukup signifikan jika dikelola dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis usaha apa saja yang paling dibutuhkan menjelang Imlek dan bagaimana memanfaatkannya secara rasional, seperti yang akan dibahas dalam artikel ini.

Table of Content

1. Bisnis kue keranjang dan kue khas Imlek

1. Bisnis kue keranjang dan kue khas Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Kue Imlek (pexels.com/RDNE Stock project)

Kue keranjang atau nian gao merupakan salah satu simbol utama dalam perayaan Imlek yang hampir selalu hadir di setiap rumah. Makanan ini tidak hanya dikonsumsi sendiri oleh keluarga, tetapi juga sering dijadikan hantaran untuk kerabat, tetangga, hingga relasi bisnis sebagai bentuk doa dan harapan baik. Karena makna simboliknya kuat, konsumen cenderung tetap membeli kue keranjang meski harga sedikit lebih tinggi dibanding hari biasa.

Selain kue keranjang, kue khas Imlek lain seperti lapis legit, kue kacang, dan nastar premium juga mengalami peningkatan permintaan. Pelaku usaha bisa menaikkan nilai jual melalui kemasan eksklusif, ukuran yang variatif, serta penawaran paket bundling. Untuk menekan risiko kerugian, sistem pre-order sangat disarankan agar produksi menyesuaikan permintaan pasar dan tidak menyisakan stok berlebih setelah Imlek.

2. Usaha hampers Imlek dengan konsep personal

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Parcel Imlek (pexels.com/Van Trang Ho)

Hampers Imlek kini berkembang menjadi simbol perhatian sekaligus representasi relasi sosial, baik dalam lingkup keluarga maupun profesional. Banyak konsumen menjadikan hampers sebagai sarana menjaga hubungan bisnis, sehingga tampilan dan kesan yang ditampilkan menjadi faktor penting. Hal ini membuat hampers dengan konsep personal memiliki daya tarik lebih tinggi.

Ide usaha laris manis jelang Imlek ini relatif fleksibel dari sisi modal karena isi hampers bisa disesuaikan dengan target pasar. Pelaku usaha tidak harus selalu mengandalkan produk mahal, selama kemasan dan narasi produk dikemas dengan menarik. Dengan storytelling yang tepat, hampers bernilai sederhana tetap bisa dijual dengan harga kompetitif.

3. Jual amplop angpao dan produk cetak bertema Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Amplop angpao Imlek (pexels.com/RDNE Stock project)

Angpao merupakan elemen yang tidak terpisahkan dari tradisi Imlek dan hampir pasti dibutuhkan oleh setiap keluarga. Dalam praktiknya, satu keluarga bisa membeli angpao dalam jumlah puluhan hingga ratusan lembar untuk dibagikan. Inilah yang membuat bisnis angpao memiliki volume penjualan sangat tinggi dalam waktu singkat.

Selain amplop angpao standar, produk cetak bertema Imlek seperti kartu ucapan, kalender mini, dan stiker juga memiliki potensi pasar tersendiri. Konsumen cenderung tertarik pada desain yang unik, relevan dengan shio tahun berjalan, dan memiliki sentuhan visual modern. Meski persaingan harga cukup ketat, perputaran cepat membuat margin usaha tetap menarik.

4. Bisnis dekorasi rumah bernuansa Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Dekorasi Imlek (pexels.com/Angela Roma)

Menjelang Imlek, banyak keluarga berlomba-lomba menghias rumah agar suasana perayaan terasa lebih meriah dan sakral. Dekorasi seperti lampion, ornamen shio, hingga hiasan dinding berwarna merah dan emas menjadi produk yang paling banyak dicari. Permintaan ini biasanya meningkat signifikan dalam beberapa minggu sebelum hari H.

Namun, bisnis dekorasi Imlek juga memiliki risiko yang perlu diperhitungkan secara matang. Nilai jual produk cenderung menurun tajam setelah perayaan berakhir dan tidak semua barang bisa disimpan untuk tahun berikutnya. Oleh karena itu, strategi stok terbatas dan perputaran cepat menjadi kunci agar usaha tetap menguntungkan.

5. Usaha parcel buah keberuntungan

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Buah Imlek (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Buah memiliki makna simbolis yang kuat dalam tradisi Imlek, terutama jeruk mandarin yang melambangkan kemakmuran dan keberuntungan. Parcel buah sering dijadikan hadiah untuk orang tua, keluarga besar, hingga mitra bisnis sebagai bentuk penghormatan. Permintaan terhadap produk ini relatif stabil setiap tahun karena berkaitan langsung dengan tradisi.

Agar tetap kompetitif, pelaku usaha harus memastikan kualitas buah tetap segar dan tampilan kemasan rapi. Ide usaha laris manis jelang Imlek ini sangat bergantung pada kecepatan distribusi dan manajemen stok. Jika pengiriman terlambat atau kualitas menurun, risiko komplain konsumen akan meningkat.

6. Penjualan lilin dan perlengkapan sembahyang

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Perlengkapan sembayang Imlek (pexels.com/RDNE Stock project)

Perlengkapan sembahyang seperti lilin, hio, dan kertas doa merupakan kebutuhan utama menjelang perayaan Imlek. Produk-produk ini berkaitan langsung dengan aktivitas ritual dan doa keluarga, sehingga permintaannya cenderung lebih pasti dibanding produk dekoratif. Konsumen biasanya membeli berdasarkan kebutuhan, bukan tren, sehingga pola permintaannya relatif stabil setiap tahun.

Dari sisi bisnis, segmen ini memiliki karakter pasar yang lebih spesifik, tetapi konsumen tergolong loyal. Risiko kerusakan barang juga relatif rendah karena produk tidak mudah basi atau rusak. Selama pelaku usaha memahami jenis, ukuran, dan paket perlengkapan yang umum digunakan, ide usaha laris manis jelang Imlek ini cukup aman dijalankan.

7. Bisnis buket bunga bernuansa Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Bunga Imlek (pexels.com/熊大 旅遊趣)

Buket bunga dengan nuansa Imlek semakin populer sebagai alternatif hadiah yang lebih personal dan simbolis. Warna merah dan emas menjadi pilihan utama karena identik dengan keberuntungan, kemakmuran, dan energi positif. Buket ini sering diberikan kepada orang tua, pasangan, hingga relasi bisnis sebagai bentuk perhatian.

Namun, bisnis buket bunga membutuhkan manajemen yang cermat karena bunga segar memiliki usia simpan terbatas. Pelaku usaha bisa mengombinasikan bunga segar dengan bunga artificial untuk menekan risiko kerugian. Sistem pre-order juga membantu menyesuaikan jumlah produksi dengan permintaan pasar.

8. Penjualan pakaian Cheongsam modern

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Pakaian Imlek (pexels.com/RDNE Stock project)

Pakaian Cheongsam modern menjadi pilihan banyak keluarga untuk dikenakan saat jamuan makan malam atau sesi foto Imlek. Model yang lebih kasual, nyaman, dan tidak terlalu formal membuat pakaian ini diminati oleh generasi muda. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas dibanding Cheongsam tradisional.

Dari sisi bisnis, sistem pre-order menjadi strategi yang paling realistis untuk mengurangi risiko stok. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan inklusivitas ukuran dan desain agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Dengan konsep yang tepat, pakaian Imlek bisa tetap relevan meski perayaan telah berakhir.

9. Jasa foto keluarga dan photo booth Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Photoshoot Imlek (pexels.com/Đan Thy Nguyễn Mai)

Momen berkumpul bersama keluarga besar saat Imlek sering dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan. Jasa foto keluarga dan photo booth bertema Imlek hadir sebagai solusi praktis bagi mereka yang ingin hasil foto lebih profesional. Permintaan jasa ini biasanya meningkat signifikan menjelang hari perayaan.

Selain mendapatkan pendapatan langsung, bisnis ini juga memiliki potensi promosi jangka panjang. Hasil foto yang dibagikan di media sosial dapat menjadi sarana pemasaran gratis. Pelaku usaha bisa menambah nilai layanan melalui paket cetak foto, bingkai, atau album mini.

10. Jasa titip produk khas Imlek

10 Ide Usaha Laris Manis Jelang Imlek yang Layak Dicoba
Souvenir Imlek (pexels.com/Quý Nguyễn)

Tidak semua produk khas Imlek mudah ditemukan di setiap daerah, terutama camilan dan pernak-pernik tertentu. Kondisi ini membuat jasa titip atau jastip menjadi solusi praktis bagi konsumen yang menginginkan barang unik. Media sosial berperan besar dalam mempertemukan penjual dan pembeli dalam model usaha ini.

Meski terlihat sederhana, jasa titip membutuhkan ketelitian tinggi dalam pencatatan pesanan dan pengelolaan dana. Kesalahan kecil bisa berdampak pada kepercayaan pelanggan. Jika dikelola dengan rapi dan transparan, ide usaha laris manis jelang Imlek ini berpotensi berulang setiap tahun.

Momentum Imlek menunjukkan tradisi budaya dapat menciptakan peluang ekonomi yang nyata. Dengan perhitungan modal, stok, dan risiko yang matang, usaha musiman tetap bisa memberikan keuntungan optimal. Kunci utamanya adalah memanfaatkan momentum tanpa mengabaikan manajemen keuangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Cara Pandang Tentang Diskon, Hemat atau Justru Boros Terselubung?

07 Feb 2026, 20:32 WIBBusiness