10 Kesalahan Bisnis Online yang Bikin Toko Sulit Berkembang

- Tidak ada perencanaan yang matang, termasuk target konsumen, strategi bisnis, dan kompetitor.
- Banyak membuang uang untuk promosi tanpa rencana yang matang, menghamburkan uang tanpa profit.
- Belum menentukan segmentasi pasar yang tepat sesuai dengan produk yang ditawarkan.
Jakarta, IDN Times - Berbisnis online memang terdengar mudah dan praktis dilakukan. Namun ternyata, ada banyak kesalahan yang sering dilakukan para pelaku bisnis online karena terlalu mengganggap remeh dan menggampangkan.
Padahal, untuk menjalankan bisnis online juga perlu mempersiapkan ilmu dan strategi yang matang. Ada baiknya kamu menghindari beberapa kesalahan dibawah ini sebelum memulai berbisnis online.
Table of Content
1. Tidak ada perencanaan yang matang

Mungkin ada sebagian orang yang masih berpikir bahwa menjalankan bisnis online tidak perlu rencana yang matang karena hanya dilakukan melalui gawai. Apa pun jenis bisnisnya, kamu tetap memerlukan sebuah rencana agar tahu kemana bisnis ini akan kamu bawa dan bagaimana strateginya.
Tidak perlu rencana yang besar dan rumit, cukup pahami produk atau layanan yang akan kamu tawarkan, target konsumen mu, strategi bisnis dan marketing, serta kompetitor di bidang serupa.
2. Banyak membuang uang

Salah satu hal yang kerap kali terjadi dalam bisnis online adalah menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang tidak menghasilkan profit. Misalnya menghabiskan banyak uang untuk kebutuhan promosi tanpa merencanakan atau membuat konsep promosi yang matang sehingga kegiatan promosi menjadi sia-sia.
Jika sudah begitu, tentu saja banyak uang yang terbuang sedangkan tidak ada pelanggan yang datang. Jangan dibiasakan ya!
3. Belum menentukan segmentasi pasar

Sebelum menjalankan bisnismu, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui segmentasi pasar yang kamu tuju. Salah menentukan segmentasi pasar akan membuat bisnismu sulit berkembang.
Tentukan segmentasi pasar sesuai dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya, sesuaikan dengan usia, jenis kelamin, kebutuhan, kegunaan barang, atau kegemaran.
4. Kurang berjiwa bisnis

Meskipun kamu “hanya” membuka bisnis online, penting bagimu untuk tetap memiliki mental pengusaha dan berjiwa bisnis. Seperti diantaranya gigih, bertanggung jawab, jujur, pantang menyerah, ulet, memahami ekosistem pasar, hingga bisa mengelola keuangan dengan bijak.
5. Tidak paham dengan platform yang digunakan

Saat ini platform maupun e-commerce belanja online sangat beragam. Masing-masing platform tersebut menawarkan kemudahan dan pendekatan yang berbeda. Maka dari itu, kamu perlu mempelajari lebih dulu platform atau e-commerce yang ingin kamu gunakan sebagai wadah bisnis online-mu.
Kamu bisa mempelajari platform tersebut dari berbagai informasi yang tersedia internet ataupun menonton video Youtube. Kamu juga bisa bertanya kepada kerabat yang mungkin sudah berpengalaman berbisnis online di platform tersebut.
6. Tidak menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat

Selain mendapat keuntungan, tujuan lain dari berbisnis adalah untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat, baik berupa produk maupun layanan. Buat apa menawarkan sesuatu yang tidak dibutuhkan masyarakat. Hasilnya sudah pasti tidak akan ada yang membeli atau bahkan melirik bisnis online-mu.
7. Terlalu fokus pada satu hal

Banyak pebisnis pemula terlalu fokus pada satu hal saja, seperti logo atau tagline. Akibatnya kamu jadi membuang-buang waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk persoalan yang lebih penting seperti strategi marketing dan branding.
Kurang-kurangi ya perbuatan seperti itu!
8. Manajemen keuangan yang buruk

Pengelolaan manajemen keuangan yang buruk tentulah akan menghambat pertumbuhan bisnis kamu. Buatlah rincian dana yang kamu miliki, pengeluaran, pendapatan, serta keuntungan yang telah didapat.
Persiapkan juga rencana dan strategi marketing baru agar bisnismu semakin untung, bukan buntung.
9. Tidak tertarik dengan bisnis

Ketika memutuskan untuk membuka bisnis, sudah seharusnya kamu memahami dan menaruh perhatian kepada segala hal yang berhubungan dengan bisnis. Jika tidak memiliki minat dalam berbisnis, lalu untuk apa kamu membuka bisnis?
Jika kamu tertarik pada bisnis, maka kamu akan selalu bersemangat dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan dan keuntungan yang akan didapatkan. Kamu juga akan bersungguh-sungguh memikirkan strategi yang digunakan agar bisnis online mu semakin berkembang.
10. Selalu ingin serba instan

Tidak ada satu hal pun di dunia ini yang bisa didapatkan dengan cara instan. Para pebisnis online yang sukses dan sudah sering kita dengar ceritanya juga mengawali karier dengan penuh perjuangan dan melewati berbagai proses panjang.
Ada kerja keras dan usaha yang gigih untuk mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis. Oleh karenanya, hilangkan pikiran bahwa bisnis online-mu bisa sukses dengan cara cepat dan instan.
FAQ seputar Kesalahan Bisnis Online yang Bikin Toko Sulit Berkembang
| Kenapa toko online sepi pembeli? | Toko online biasanya sepi karena tidak ada riset pasar, foto produk kurang menarik, promosi tidak konsisten, atau harga tidak kompetitif. Selain itu, minimnya engagement di media sosial juga membuat pelanggan tidak mengenal produkmu. |
| Apa penyebab utama bisnis online sulit berkembang? | Penyebab utamanya adalah kesalahan strategi, seperti tidak memahami target pasar, tidak memanfaatkan data penjualan, salah memilih platform penjualan, atau tidak memperbaiki kualitas pelayanan pelanggan. |
| Mengapa bisnis online bisa bangkrut meski produknya bagus? | Karena bisnis tidak hanya soal produk. Tanpa manajemen keuangan yang benar, pemasaran yang efektif, dan pengalaman pelanggan yang baik, toko online bisa gagal meski produknya berkualitas tinggi. |
| Bagaimana cara mengetahui apakah strategi bisnis online saya sudah benar? | Kamu bisa mengeceknya dari indikator seperti pertumbuhan kunjungan, peningkatan konversi, penjualan stabil, dan ulasan pelanggan yang positif. Jika semua stagnan atau menurun, strategi tersebut perlu dievaluasi. |
| Apa kesalahan terbesar pemula dalam memulai bisnis online? | Kesalahan terbesar adalah ingin cepat untung tanpa membangun fondasi bisnis seperti riset kompetitor, pencatatan keuangan, pemahaman biaya iklan, dan strategi konten. Banyak pemula lompat ke promosi tanpa menyiapkan sistem bisnisnya dulu. |


















