Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan pelemahan sejak pertengahan Oktober 2026 sampai hari ini, Jumat (30/10/2026). IHSG bahkan sempat kembali ke level 4.900-an pagi tadi, dan menyentuh level terendah di perdagangan hari ini ke level 4.979,34.
Berdasarkan data IDX Mobile, dalam sepekan terakhir, IHSG mencatatkan pelemahan hingga 7,03 persen. Menurut analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama, pelemahan IHSG memang masih dibayangi pertimbangan MSCI Inc mengubah status pasar modal Indonesia ke Standalone Market, namun itu bukan faktor utamanya.
“Kebijakan The Fed yang cenderung mempertahankan suku bunga tinggi dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga pada akhir tahun turut menjadi sentimen negatif. Kondisi ini membuat dolar AS berpotensi tetap kuat dan mendorong investor global lebih selektif terhadap pasar negara berkembang,” kata Elandry kepada IDN Times, Jumat (30/10/2026).
