Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertamina, PLN dan Len Garap Ekosistem Motor Listrik Nasional

2 min read
Pertamina, PLN dan Len Garap Ekosistem Motor Listrik Nasional
Pertamina, PLN dan Len Garap Ekosistem Motor Listrik Nasional. (Dok/Istimewa).
  • Pertamina Patra Niaga, PLN, dan Len Industri menandatangani MoU Program Molinas untuk mengembangkan infrastruktur pengisian daya serta penukaran baterai motor listrik terintegrasi.
  • Pertamina Patra Niaga akan memanfaatkan SPBU dan titik ritel strategis; 837 SPBU telah menjadi Green Energy Station dengan 112 EV Charging Station dan 122 Battery Swapping Station.
  • Sinergi tiga BUMN ditujukan mempercepat industri motor listrik domestik, mencakup komponen lokal, manufaktur, baterai, dan purnajual, sekaligus mendukung pengurangan emisi serta target NZE 2060.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga menggandeng PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Len Industri untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik roda dua melalui Program Motor Listrik Nasional (Molinas).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup pengembangan infrastruktur pengisian daya (charging) dan penukaran baterai (swapping) motor listrik secara terintegrasi.

  1. 1. Ambil peran dukung transisi energi nasional di transportasi roda dua

    ilustrasi motor listrik
    ilustrasi motor listrik (unsplash.com/Wolfgang Rottmann)

    Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga Eko Ricky mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah perusahaan untuk mengambil peran dalam mendukung transisi energi nasional, khususnya di sektor transportasi roda dua. Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik perlu diikuti dengan ketersediaan infrastruktur energi yang memadai agar masyarakat semakin mudah beralih menggunakan kendaraan listrik.

    "Melalui kolaborasi lintas BUMN ini, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan unit kendaraannya saja, tetapi juga didukung oleh ekosistem energi yang andal, mudah diakses, dan merata di berbagai wilayah," ujar Eko dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

  2. 2. Dukungan Pertamina Patra Niaga dalam program Molinas

    ilustrasi motor listrik
    ilustrasi motor listrik (unsplash.com/Ather Energy)

    Eko menjelaskan, keterlibatan Pertamina Patra Niaga dalam program Molinas akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur hilir. Perusahaan akan memanfaatkan jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan titik ritel strategis untuk diintegrasikan dengan fasilitas pengisian daya dan penukaran baterai motor listrik.

    Saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengembangkan 837 SPBU menjadi Green Energy Station (GES). Dari jumlah tersebut, tersedia 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik, termasuk sepeda motor listrik.

    "Transformasi SPBU menjadi Green Energy Station melalui penyediaan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai ini merupakan wujud nyata kesiapan kami dalam menghadirkan ekosistem energi masa depan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat," kata Eko.

  3. 3. Bangun kemandirian industri kendaraan listrik roda dua di Indonesia

    ilustrasi motor listrik
    ilustrasi motor listrik (unsplash.com/Kelvin Zyteng)

    Melalui sinergi tersebut, ketiga BUMN diharapkan dapat mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri, mulai dari penyediaan komponen lokal, manufaktur, baterai, hingga layanan purnajual.

    Program Molinas sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk membangun kemandirian industri kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Program ini juga diarahkan untuk mendukung pengurangan emisi karbon di sektor transportasi serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More