Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Itu Cadangan Devisa? Ini Pengertian, Jenis, hingga Tujuannya

Apa Itu Cadangan Devisa? Ini Pengertian, Jenis, hingga Tujuannya
Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • Cadangan devisa adalah tabungan nasional yang dipelihara oleh bank sentral untuk memenuhi kewajiban keuangan internasional.
  • Terdiri dari emas moneter, Special Drawing Rights (SDR), Reserve Position In The Fund (RPF), dan valuta asing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Publik pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah cadangan devisa. Namun demikian, perlu penjabaran lebih lanjut terkait apa itu cadangan devisa. 

Selain itu, bagaimana konsep cadangan devisa, hingga perannya dalam perekonomian suatu negara.

Table of Content

1. Pengertian cadangan devisa

1. Pengertian cadangan devisa

Pengertian cadangan devisa
Pixabay/stevepb

Merupakan bagian dari tabungan nasional. Maka dari itu, pertumbuhan serta tinggi atau rendahnya jumlah cadangan devisa menjadi sinyal bagi pasar finansial dunia terkait kredibilitas moneter serta creditworthiness di suatu negara.

2. Definisi cadangan devisa menurut kamus bank Indonesia

Definisi cadangan devisa menurut kamus bank Indonesia
Ilustrasi beban utang (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut kamus Bank Indonesia (BI), cadangan devisa adalah  cadangan dalam satuan mata uang asing yang dipelihara oleh bank sentral untuk memenuhi kewajiban keuangan karena adanya transaksi internasional.

3. Cadangan devisa menurut International Monetary Fund (IMF)

Cadangan devisa menurut International Monetary Fund (IMF)
Ilustrasi Harta Kekayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Cadangan devisa atau international reserves and foreign currency liquidity (IRFCL) atau juga sering disebut official reserve assets didefinisikan oleh IMF sebagai seluruh aktiva luar negeri yang dikuasai oleh otoritas moneter dan dapat digunakan setiap waktu, guna membiayai ketidakseimbangan neraca pembayaran atau dalam rangka stabilitas moneter dengan melakukan intervensi di pasar valuta asing dan untuk tujuan lainnya.

4. Motif kepemilikan cadangan devisa

Motif kepemilikan cadangan devisa
Ilustrasi Harta Kekayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Menurut Gandhi (2006), cadangan devisa bertujuan dan bermanfaat bagi suatu individu. Dengan demikian, motif kepemilikan cadangan devisa diidentikkan dengan motif seseorang untuk memegang atau memiliki uang.

Selain itu, motif kepemilikan cadangan devisa juga bisa identik dengan motif transaksi membiayai aktivitas impor yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mendukung proses pembangunan. 

Ditambah dengan motif berjaga-jaga khususnya menjaga nilai tukar. Motif terakhir adalah adalah untuk lebih memenuhi kebutuhan diversifikasi kepemilikan aset.

5. Komponen cadangan devisa

Komponen cadangan devisa
Pixabay/Nattanan23

Cadangan devisa terdiri dari beberapa komponen, antara lain:

1. Emas Moneter (Monetary Gold)

Merupakan persediaan emas yang menjadi aset kepemilikan dari otoritas moneter. Baik itu emas batangan sesuai syarat internasional (London good delivery), emas murni dan juga mata uang emas yang keberadaannya di dalam dan dan di luar negeri.

2. Special Drawing Rights (SDR)

Merupakan bentuk alokasi dana dari International Monetary Fund (IMF). Dana ini adalah fasilitas dari IMF untuk negara-negara yang menjadi anggotanya. Dengan adanya fasilitas SDR, memungkinkan setiap negara menambah ataupun mengurangi cadangan devisa. SDR dibuat dengan tujuan untuk menambah likuiditas internasional.

3. Reserve Position In The Fund (RPF)

Merupakan cadangan devisa milik negara yang tempatnya disimpan di IMF sekaligus menunjukkan posisi kekayaan serta hutang dari negara tersebut kepada IMF. 

4. Valuta Asing Atau Foreign Exchange

Cadangan devisa bisa berupa kepemilikan mata uang asing atau valas, yang terdiri dari:

  1. Simpanan deposito dan uang kertas asing (convertible currencies)
  2. Surat-surat berharga, seperti: saham, obligasi, dan atau instrumen pasar lainnya.
  3. Derivatif keuangan (financial derivatives)
  4. Tagihan, atau yang tidak tergolong dalam kategori tagihan yang sudah disebutkan sebelumnya.

6. Tujuan cadangan devisa

Dollar Amerika
Ilustrasi Dollar (pexels.com/Sergei Starostin)

Berikut beberapa poin yang merupakan tujuan adanya cadangan devisa, antara lain:

  1. Menjadi alat kebijakan moneter dalam hal ini terutama untuk menekan gejolak nilai tukar.
  2. Cadangan devisa dapat digunakan sebagai alat intervensi pasar jika diperlukan.
  3. Meningkatkan kepercayaan pada stakeholder perihal kemampuan negara dalam memenuhi kewajibannya terhadap investor luar negeri.
  4. Sebagai alat bantu pemenuhan kebutuhan serta pembayaran kewajiban apabila hendak melakukan pembayaran utang luar negeri.
  5. Sebagai alat pembayaran transaksi yang tercatat pada neraca pembayaran.
  6. Adalah bentuk kekayaan berupa external asset, gunanya untuk membackup nilai mata uang dalam negeri.
  7. Dapat dipergunakan ketika negara dalam keadaan darurat atau emergency.
  8. Bertujuan sebagai salah satu sumber investasi, meski bukan tujuan utama namun tujuan ini dapat memaksimalkan cadangan devisa sehingga jumlahnya bisa ditingkatkan.

7. Pengelolaan cadangan devisa

Pengelolaan cadangan devisa
Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)

Mengelola cadangan devisa artinya bersiap terhadap kondisi pasar finansial secara global. Selain itu, juga sebagai sistem pertahanan ekonomi ketika timbul gejolak pada perekonomian di dalam negeri.

Caranya adalah dengan memantau pergerakan nilai tukar mata uang domestik di setiap saat. Meningkatkan interaksi dengan para pelaku pasar dan mengakses informasi yang benar di waktu yang tepat.

8. Tujuan pengelolaan cadangan devisa

Tujuan pengelolaan cadangan devisa
ilustrasi dollar AS (pexels.com/www.kaboompics.com)

Pentingnya mengelola dana devisa adalah sebagai berikut:

  1. Memastikan ketersediaan devisa dalam jumlah cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
  2. Tetap dapat mengontrol risiko kredit, likuiditas dan kondisi pasar yang fluktuatif.
  3. Sebagai bentuk kemampuan negara memperoleh penghasilan tanpa mengabaikan tujuan lainnya.

9. Faktor yang mempengaruhi cadangan devisa

Faktor yang mempengaruhi cadangan devisa
pexels.com/pixabay

Diantara beberapa faktor yang mempengaruhi cadangan devisa, kegiatan ekspor adalah yang sangat berperan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini dikarenakan cadangan devisa pada suatu negara dipengaruhi oleh nilai ekspor yang dicatat di neraca transaksi berjalan dan juga di neraca modal.

Selain itu, cadangan devisa juga dipengaruhi secara signifikan oleh hutang luar negeri dan penanaman modal asing. Ini mengingat, pembayaran utang luar negeri menggunakan devisa.

Itulah beberapa penjelasan tentang cadangan devisa, mulai dari pengertiaan, faktor, tujuan dan lain-lain mengenai cadangan devisa. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahreza Murnanda
Hana Adi Perdana
3+
Fahreza Murnanda
EditorFahreza Murnanda

Related Articles

See More