Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi mata uang rupiah (vecteezy.com/Miftachul Huda)
Intinya sih...
  • Words of affirmation: Komunikasi jelas tentang keuangan memberi rasa aman, notifikasi gaji masuk atau pembayaran diterima memberi kepuasan emosional.
  • Quality time: Saldo tabungan tinggi memberi ketenangan batin, menabung membuat merasa dicintai oleh kondisi finansial sendiri.
  • Physical touch: Uang tunai memberi kontrol atas keuangan, transaksi tunai terasa lebih bermakna dibandingkan pembayaran digital.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Uang sering jadi sumber stres, padahal seharusnya bisa menjadi alat untuk hidup lebih tenang, lho. Banyak orang rajin mencari penghasilan, tapi belum memahami cara membangun hubungan sehat dengan uang.

Konsep love language ternyata gak hanya berlaku untuk hubungan romantis, tapi juga bisa diterapkan pada cara kamu memperlakukan keuangan. Ide ini berangkat dari pemikiran Gary Chapman, pakar hubungan manusia, tentang lima bahasa cinta utama. Jika diterapkan pada finansial, konsep ini bisa membantumu mengenali kebutuhan emosional dalam mengelola uang.

Dengan memahami love language uang, kamu bisa membuat keputusan finansial lebih sesuai dengan kepribadianmu. Yuk, selami lebih dalam tentang love language uang, dikutip dari laman Christne Luken.

Table of Content

1. Words of affirmation

1. Words of affirmation

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi pasangan membicarakan keuangan (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jika love language uangmu adalah words of affirmation, kamu merasa aman saat ada komunikasi jelas tentang keuangan. Kamu senang membicarakan pemasukan, pengeluaran, serta rencana keuangan bersama pasangan atau keluarga. Email notifikasi gaji masuk atau pembayaran diterima bisa memberi rasa puas tersendiri. Diskusi rutin soal uang membuatmu merasa didukung dan gak sendirian menghadapi urusan finansial.

Orang dengan tipe ini biasanya menikmati pertemuan dengan bank, perencana keuangan, atau konsultan pajak. Kamu merasa hubungan dengan uang menjadi sehat ketika semua angka terlihat transparan. Konflik bisa muncul apabila pasangan gak suka membicarakan uang secara terbuka. Kondisi tersebut sering membuatmu merasa gak dihargai dalam proses pengambilan keputusan finansial.

2. Quality time

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi saldo rekening (vecteezy.com/Oleg Gapeenko)

Kamu dengan love language ini merasa nyaman ketika uang “tinggal” lebih lama di rekening. Saldo tabungan tinggi memberi rasa aman dan ketenangan batin. Uang dianggap setia ketika gak langsung habis setelah gajian. Menabung menjadi aktivitas yang membuatmu merasa dicintai oleh kondisi finansialmu sendiri.

Kecenderungan ini membuatmu lebih suka menyimpan dana darurat lebih besar dari rata-rata orang. Kamu bisa merasa cemas saat melihat uang cepat keluar tanpa sempat mengendap. Perbedaan pandangan dengan pasangan sering muncul jika ia lebih senang belanja daripada menabung. Situasi tersebut bisa memicu perdebatan antara kebutuhan keamanan dan keinginan menikmati hidup.

3. Physical touch

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi pembayaran tunai (freepik.com/pressfoto)

Love language ini membuatmu ingin benar-benar “memegang” uang secara fisik. Uang tunai di dompet memberi rasa nyata bahwa kamu memiliki kontrol atas keuangan. Menghitung, menyusun, atau memisahkan uang secara manual terasa memuaskan. Transaksi tunai sering terasa lebih bermakna dibandingkan pembayaran digital.

Sebagian orang dengan tipe ini masih nyaman memakai cek atau menyimpan koleksi koin dan logam mulia. Kebiasaan tersebut memberi rasa aman karena uang terlihat dan bisa disentuh. Pasangan mungkin menganggap cara ini kuno atau kurang praktis. Perbedaan gaya ini bisa menimbulkan gesekan kalau gak dibicarakan secara terbuka.

4. Acts of service

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi pesan antar makanan (pexels.com/Jacoby Clarke)

Jika ini love language uangmu, kamu merasa dicintai saat uang bisa membuat hidup lebih mudah. Membayar jasa kebersihan rumah atau layanan antar menjadi bentuk perhatian dari kondisi finansialmu. Uang dianggap berfungsi ketika bisa mengurangi beban pekerjaan sehari-hari. Rasa makmur muncul saat kamu mampu membeli waktu dan kenyamanan.

Prioritas pengeluaran sering tertuju pada layanan yang memanjakan diri seperti pijat atau perawatan tubuh. Anggaran khusus untuk jasa menjadi bagian penting dalam rencana keuanganmu. Pasangan dengan love language berbeda bisa menganggap pengeluaran ini berlebihan. Perbedaan sudut pandang ini perlu disepakati supaya gak memicu konflik berkepanjangan.

5. Receiving gifts

Kenali 5 Love Language Uang agar Finansialmu Makin Sehat dan Mapan
ilustrasi liburan keluarga (pexels.com/Asad Photo Maldives)

Kamu dengan love language ini merasa bahagia ketika uang bisa diwujudkan dalam bentuk barang atau pengalaman. Hadiah ulang tahun, liburan keluarga, atau belanja online memberi kepuasan emosional. Rasa sejahtera muncul bukan dari saldo rekening, tapi dari kemampuan membeli hal yang kamu sukai. Aktivitas memberi hadiah ke orang lain juga membuatmu merasa berarti.

Belanja online bisa terasa seperti menunggu kejutan setiap paket datang. Pengalaman tersebut memberi sensasi bahwa uang membawa kebahagiaan nyata. Penting untuk tetap mengatur batas agar pengeluaran gak berlebihan, ya. Anggaran khusus untuk hadiah dan hiburan dapat membantumu tetap menikmati hidup tanpa mengorbankan tujuan finansial jangka panjang.

Setiap orang memiliki love language uang yang berbeda, sama seperti dalam hubungan dengan manusia. Memahami pola ini bisa membantumu mengelola keuangan dengan cara yang lebih sesuai dengan karakter diri sendiri. Kesadaran ini juga akan memudahkanmu memahami sudut pandang pasangan atau keluarga dalam urusan uang.

Saat hubungan dengan uang terasa sehat, kondisi finansial pun lebih stabil dan penuh makna. Dengan begitu, kamu gak hanya mengejar angka, tapi juga ketenangan dan kebahagiaan jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit yang Harus Dihindari

08 Feb 2026, 23:00 WIBBusiness