Jakarta, IDN Times - Bank Mandiri mencatatkan kinerja impresif pada kuartal I 2026 di tengah tekanan global yang masih berlanjut akibat tensi geopolitik dan volatilitas pasar keuangan internasional.
Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Kinerja tersebut ditopang oleh profitabilitas yang tetap kuat dengan Return on Equity (ROE) di level 22,1 persen serta permodalan solid yang tecermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 19,7 persen, sehingga memberikan ruang ekspansi yang tetap terjaga ke depan.