Ojek online sudah menjadi bagian dari keseharian banyak orang. Layanan ini memudahkan kamu bepergian ke kantor, kampus, pusat perbelanjaan, atau tempat lainnya tanpa harus membawa kendaraan sendiri. Namun, ada satu hal yang kerap membuat pengguna mengelus dada, yaitu tarif yang tiba-tiba melonjak saat jam sibuk atau ketika permintaan sedang tinggi. Perbedaan harganya bahkan bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibanding tarif normal.
Kondisi tersebut dikenal sebagai surge pricing, yaitu penyesuaian tarif ketika jumlah penumpang jauh lebih banyak daripada jumlah pengemudi yang tersedia. Meski sistem ini bertujuan menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan layanan, bukan berarti kamu gak bisa menyiasatinya. Ada beberapa cara sederhana yang dapat membantu mendapatkan tarif yang lebih bersahabat tanpa harus mengurangi mobilitas. Berikut lima langkah yang bisa kamu coba.
