Renovasi rumah sering dilakukan untuk membuat hunian terlihat lebih menarik, nyaman, dan bernilai saat dijual kembali. Sayangnya, gak semua perubahan bisa meningkatkan nilai properti karena beberapa renovasi justru membuat rumah lebih sulit diterima calon pembeli. Bahkan, ada renovasi rumah yang malah bikin harga jualnya anjlok karena dianggap terlalu merepotkan untuk dikembalikan seperti semula.
Sebelum mulai membongkar atau mengubah bagian rumah, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan pasar dan selera calon pembeli. Renovasi yang terlalu mengikuti keinginan pribadi, mengorbankan fungsi ruangan, atau mengabaikan kualitas bangunan bisa menjadi bumerang. Lantas, renovasi seperti apa yang justru dapat menurunkan harga jual rumah?
