Comscore Tracker

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!

Stop flexing dan beli barang yang gak diperlukan

Tak sedikit orang yang alergi mendengar istilah investasi. Modal yang besar, ketidakpastian akan keuntungan, dan risiko tinggi menjadi alasan mereka tidak mau berinvestasi. Eits, padahal itu salah besar, lho. 

Investasi bisa dimulai dari gaji yang kecil, kok. Selama kamu pintar mengalokasikan pendapatan, disiplin, dan meminimalkan pengeluaran, bukan tidak mungkin kamu dapat memiliki uang untuk menabung bahkan berinvestasi. Menarik, kan? Untuk itu, yuk lakukan beberapa cara berikut agar tujuan finansialmu untuk berinvestasi dapat tercapai. Let's check them! 

1. Disiplin dengan anggaran yang sudah dibuat

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi membuat anggaran (unsplash.com/Karolina Grabows)

Fokus dan disiplin adalah kunci utama si gaji kecil bisa berinvestasi. Untuk dapat melakukannya, kamu perlu membuat anggaran setiap bulannya. Meski repot di awal, anggaran dapat membantumu menabung dan berinvestasi. 

Kamu perlu mengalokasikan gajimu untuk membeli barang kebutuhan, tagihan bulanan seperti listrik dan air, serta utang. Sebelum utang lunas, kamu jangan berpikiran untuk berinvestasi, ya. 

2. Kurangi biaya tempat tinggal

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi angsuran rumah (pexels.com/RODNAE Productions)

Berdasarkan studi yang dilakukan Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat, biaya sewa tempat tinggal menjadi salah satu pengeluaran paling besar untuk individu muda. Karena itu, kamu perlu mengurangi biaya tempat tinggal agar bisa berinventasi. 

Terdapat beberapa alternatif untuk mengurangi biaya tempat tinggal, seperti:

  • Memangkas biaya sewa apartemen atau rumah dengan menyewa ukuran yang lebih kecil;
  • Mencari teman untuk berbagi sewa rumah, kost, atau apartemen; 
  • Pindah ke area pinggiran kota dengan transportasi umum yang lebih memadai;
  • Menyewakan kamar yang tak terpakai jika kamu sudah memiliki rumah sendiri.

3. Siapkan dana darurat

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!Ilustrasi Utang (IDN Times/Mardya Shakti)

Setelah utang lunas, kini kamu bisa menyisihkan gaji untuk dana darurat. Simpanan dana darurat ini bertujuan untuk mengantisipasi kesulitan finansial yang tidak diduga. 

Kamu bisa menyiapkan dana darurat setidaknya untuk tiga bulan hingga satu tahun pendapatanmu. Jika kamu sudah mampu menyimpan dana darurat untuk tiga bulan, tidak ada salahnya mulai mengalokasikan sebagian gaji untuk investasi. 

4. Tabungan berjangka

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi menabung setor tunai atm (unsplash.com/Nick Pam)

Investasi yang satu ini cocok untuk kamu yang ingin belajar berinvestasi. Sama seperti menabung, tabungan berjangka juga membuatmu menyisihkan sedikit dana setiap bulannya sehingga risikonya terbilang sangat kecil. 

Hanya saja, tabungan yang satu ini uangnya tidak bisa seenaknya diambil. Kamu harus menuruti perjanjian yang sudah disepakati agar dapat mengambil uang dan bunganya. Jika tetap nekat untuk mengambil uang tersebut karena kebutuhan mendesak, kamu akan dikenakan denda dengan nominal tertentu.

Oh ya, jangan berpikir kamu akan mendapatkan bunga besar dengan investasi jenis ini, ya. Karena risikonya terbilang rendah, bunganya pun terbilang rendah juga. 

Baca Juga: Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Terjun ke Dunia Investasi Online

5. Reksadana saham bersama

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi saham (pexels.com/Pixabay)

Menurut laman Investopedia, reksadana merupakan jenis investasi keuangan yang terdiri dari uang yang dikumpulkan oleh banyak investor. Nantinya investor akan diinvestasikan oleh manajer investasi dalam sekuritas seperti instrumen pasar uang, obligasi, saham, dan aset lainnya. 

Supaya tidak terjebak dalam kejahatan investasi, kamu perlu memilih pengelola pasar profesional dengan track record yang baik. Lihat apakah perusahaan investasi tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), cek dana kelola perusahaan tersebut (makin besar berarti dipercaya), profesional, pelayanan investor, dan gaya berinvestasi. 

6. Sertifikat deposito

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi deposito bank (pexels.com/Monstera)

Utang lunas, tabungan ada, dana darurat sudah siap, berarti kini saatnya menyiapkan uang untuk berinvestasi. Salah satu investasi dengan risiko kecil ialah sertifikat deposito. 

Dari Millenial Money, sertifikat deposito hampir sama seperti rekening tabungan namun memperoleh tingkat bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan tabungan. Perbedaannya terletak pada kemudahan mengambil uang antara rekening tabungan dan deposito. 

Jika rekening tabungan bisa sewaktu-waktu menarik uang, maka deposito diharuskan menahan uang di bank sesuai jangka waktu yang ditentukan seperti tiga bulan, satu tahun, bahkan lima tahun. 

7. Obligasi

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!ilustrasi uang (pexels.com/rupixen.com)

Dalam Kamis Besar Bahasa Indonesia, obligasi merupakan surat pinjaman dengan bunga yang ditetapkan dari pemerintah yang bisa diperjualbelikan. Biasanya obligasi berjangka waktu lebih dari satu tahun dengan suku bunga tertentu. 

Surat utang ini sengaja dilakukan pemerintah agar dapat menarik dana dari masyarakat secepatnya. Risiko yang rendah dan kepastian pengembalian dana dari pemerintah membuat investasi ini banyak diminati. 

8. Emas dan logam mulia lainnya

8 Cara Investasi dan Menabung si Gaji Kecil, Bisa Asal Niat!Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Sudah sejak lama emas dan logam mulia lainnya seperti berlian serta perak menjadi pilihan teraman dalam berinvestasi. Seiring makin majunya teknologi, kamu sudah bisa berinvestasi emas secara online, lho. Berbagai aplikasi investasi menawarkan kemudahan dalam membeli dan menjual emas secara digital yang dinilai lebih terjangkau. 

Walaupun kamu membelinya secara digital, jika sudah mencapai berat emas tertentu kamu juga bisa meminta perusahaan aplikasi tersebut mengirimkannya dalam bentuk batangan. Eits, meski dinilai investasi menjanjikan, emas bukanlah investasi jangka pendek atau menengah. Sebaiknya simpan emas sebagai investasi untuk jangka waktu 5-10 tahun, ya. 

Jika kamu memiliki ilmu dan informasi yang banyak seputar saham, crypto, bitcoin, dan investasi yang lebih berisiko, tak ada salahnya mengalokasikan pendapatanmu di beberapa kolam investasi tersebut. Tapi ingat! Jangan karena keinginan untung besar, cepat, dan tanpa dibekali ilmu yang memadai, kamu nekat terjun di dalamnya, bisa-bisa uang tabunganmu justru amblas. Jadi hati-hati, ya! 

Baca Juga: 5 Kredit yang Sebaiknya Tidak Diajukan buat Si Gaji Kecil

IamLathiva Photo Verified Writer IamLathiva

Love To See, Love To Read, and Love To Share.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya