Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waskita Rugi Rp678 Miliar di Kuartal I-2026, Susut 45,6 Persen

Waskita Rugi Rp678 Miliar di Kuartal I-2026, Susut 45,6 Persen
Kantor pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). (dok. Waskita)
Intinya Sih
  • Waskita Karya mencatat rugi Rp678 miliar pada kuartal I-2026, turun 45,6 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,25 triliun.
  • Pendapatan usaha naik 54,9 persen menjadi Rp2,1 triliun, namun kenaikan beban pokok pendapatan menekan laba bruto hingga turun 31,4 persen.
  • Total aset dan kas perusahaan menurun masing-masing 2,6 persen dan 30,8 persen, sementara ekuitas menyusut hampir 20 persen pada akhir Maret 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp678 miliar pada kuartal I-2026.

Dikutip dari laporan keuangan kuartal I-2026 yang tidak diaudit, Jumat (24/4/2026), kerugian WSKT itu susut 45,6 persen dari periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp1,25 triliun.

1. Pendapatan usaha naik 54,9 persen

Pengerjaan proyek Jalan Tol Akses Patimban. (dok. Waskita Karya)
Pengerjaan proyek Jalan Tol Akses Patimban. (dok. Waskita Karya)

Di sisi lain, perusahaan mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sebesar 54,9 persen, dari Rp1,35 triliun pada kuartal I-2025, menjadi Rp2,1 triliun pada kuartal I-2026.

Namun, beban pokok pendapatan naik 74,9 persen menjadi Rp1,92 triliun, dari Rp1,1 triliun pada periode yang sama 2025. Kenaikan ini menekan laba bruto yang turun 31,4 persen, dari Rp255,3 miliar menjadi Rp175,1 miliar.

Sementara itu, beban penjualan turun 14,4 persen dari Rp33,6 miliar menjadi Rp28,8 miliar. Beban keuangan juga turun, yakni 0,7 persen, dari Rp901,7 miliar menjadi Rp895,3 miliar.

2. Liabilitas turun, ekuitas ikut menyusut

Proyek pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang. (Dok. PT Waskita Karya (Persero))
Proyek pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang. (Dok. PT Waskita Karya (Persero))

Total liabilitas per kuartal I-2026 turun 1,7 menjadi Rp65,9 triliun per 31 Maret 2026 dibandingkan posisi pada 31 Desember 2025 yang sebesar Rp67,1 triliun.

Namun, liabilitas jangka panjang naik 38,2 persen, dari Rp34 triliun menjadi Rp46,9 triliun. Sedangkan, liabilitas jangka pendek turun 42,5 persen, dari Rp33,1 triliun menjadi Rp19 triliun.

Ekuitas perseroan menyusut hingga 19,9 persen, dari Rp3,67 triliun pada 31 Desember 2025, menjadi Rp2,94 triliun pada 31 Maret 2026.

3. Kas menurun, aset ikut turun

Proyek pengerjaan Tol Tebingtinggi-Serbelawan yang dikerjakan Waskita Karya (Dok.Istimewa)
Proyek pengerjaan Tol Tebingtinggi-Serbelawan yang dikerjakan Waskita Karya (Dok.Istimewa)

Kas dan setara kas perusahaan per akhir Maret 2026 sebesar Rp3,05 triliun, turun 30,8 persen dari Rp4,41 triliun pada 31 Desember 2025.

Total aset juga turun 2,6 persen, dari Rp70,73 triliun menjadi Rp68,89 triliun per akhir kuartal I-2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More