BUMN Karya Diminta Percepat Restrukturisasi Utang, Ini Respons Waskita

- BP BUMN memanggil seluruh direksi BUMN karya untuk mempercepat penyehatan kinerja, termasuk restrukturisasi utang dan peningkatan transparansi laporan keuangan.
- Waskita Karya menegaskan percepatan transformasi dan restrukturisasi, mencakup MRA senilai Rp31,65 triliun serta restrukturisasi tiga seri obligasi non-penjaminan sebesar Rp3,35 triliun.
- Kepala BP BUMN menekankan pentingnya transformasi menyeluruh bagi BUMN karya, meliputi tata kelola, kepatuhan regulasi, dan transparansi agar perusahaan lebih sehat dan kompetitif.
Jakarta, IDN Times - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) telah memanggil jajaran direksi seluruh BUMN karya untuk membahas percepatan penyehatan kinerja perusahaan.
Penyehatan itu mencakup restrukturisasi utang yang dijalankan BUMN karya. Merespons hal itu, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memastikan perusahaan melakukan percepatan dalam transformasi dan restrukturisasi.
“Langkah itu menjadi salah satu upaya perseroan dalam menyehatkan kinerja,” tulis manajemen Waskita dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/4/2026).
1. Waskita lakukan restrukturisasi utang ke tiga obligor senilai Rp3,35 triliun

Waskita Karya telah melakukan restrukturisasi melalui Master Restructuring Agreement (MRA) dan perubahan atas fasilitas Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP), yang telah berlaku efektif pada Oktober 2024 lalu dengan total nilai outstanding sebesar Rp31,65 triliun.
Selain itu, Waskita juga melakukan restrukturisasi utang pada 3 dari 4 seri obligasi Non-Penjaminan, senilai Rp3,35 triliun yang telah mendapatkan persetujuan serta berlaku efektif sejak Maret 2024.
2. BP BUMN ingatkan BUMN karya perbaiki laporan keuangan lebih realistis

Dalam pertemuan yang digelar pekan lalu, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria juga menekankan perbaikan laporan keuangan yang lebih realistis dan kredibel.
Begitu juga dengan peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan prinsip transparansi.
3. BUMN karya harus lakukan transformasi menyeluruh

Selain itu, Dony juga memberi titah kepada BUMN karya untuk melakukan transformasi secara menyeluruh.
“Transformasi tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga mencakup penguatan tata kelola, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan transparansi. Melalui langkah ini, BUMN Karya diharapkan dapat menjadi lebih sehat, kredibel, dan memiliki daya saing yang kuat,” tutur Dony.


















