Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Anakmu Bukan Milikmu

[PUISI] Anakmu Bukan Milikmu
ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/Gustavo Fring)

Tuhan titipkan permata
Penyempurna bahagia
Pelipur duka lara
Pemicu gelak tawa

Hadiah indah teruntuk dua insan
Merindunya sejak di kandungan
Memberinya hangat dalam dekapan
Padanya menaruh sejuta harapan

Menyuguhkan segala yang terbaik
Mengasihinya setiap detik
Mengenalinya dunia menarik
Meski akan banyak pelik

Dekap dirinya di batas kewajaran
Ia adalah bentuk titipan
Kelak akan sampai di titik perpisahan
Oleh waktu, jarak, atau kematian

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Maria
EditorSri Maria
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Nyala Kecil yang Bertahan

18 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction