Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Surat yang Tak Pernah Terbalas

[PUISI] Surat yang Tak Pernah Terbalas
ilustrasi menulis surat cinta (pexels.com/Lisa Fotios)

Aku menulis namamu di selembar waktu
Lalu mengirimkannya ke masa lalu
Namun tak ada alamat yang bisa kutuju
Sebab kau telah pergi terlalu jauh

Kenangan seperti tinta yang membekas
Meski halaman telah lama ditutup
Setiap huruf mengingatkan kembali
Pada cerita yang tak sempat selesai

Kehilangan adalah ruang kosong
Tempat suara lama masih bergema
Ia tak selalu menyakitkan
Kadang hanya membuat hati sunyi

Dan suatu hari aku akan membaca ulang
Semua halaman yang pernah kita tulis
Bukan untuk kembali ke sana
Melainkan untuk mengucapkan selamat tinggal

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat yang Tak Pernah Terbalas

17 Mar 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction