Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang
ilustrasi seorang anak yang berada di dekat bangunan yang runtuh (pexels.com/Ahmed akacha)

Seorang anak menulis di kertas kusut
Dengan huruf yang belum rapi
Ia bertanya pada dunia
Kenapa langit menjadi menakutkan

Ia menggambar rumah sederhana
Dengan pohon dan matahari besar
Tanpa tank, tanpa api
Tanpa orang-orang berlari

Di sudut gambar ia menulis harapan
Dengan pensil yang hampir habis
“Aku ingin bermain lagi”
Sesederhana itu doanya

Dan mungkin surat kecil itu
Lebih kuat dari semua senjata
Karena ia mengingatkan kita
Apa yang sebenarnya sedang hilang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang

15 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction