Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ruang Tamu yang Ingin Aku Hindari

[PUISI] Ruang Tamu yang Ingin Aku Hindari
ilustrasi perempuan muslim yang sedang merenungi sesuatu (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Saat hari suci tiba

Senyumku tentu terlukis selebar-lebarnya

Saat hari suci tiba

Mataku tentu berbinar seindah-indahnya

Namun, ketika kaki-kaki tamu mulai menyapa

Hariku seolah menjadi kelabu tanpa aba-aba

Keresahan menjadi awan yang menutupi cerahnya

Keresahan tentang pertanyaan-pertanyaan yang akan aku terima

Keresahan tentang pernyataan-pernyataan yang mengusik kepala

Saat ku santap manisnya kue nastar

rasanya seketika menjadi hambar

setelah muncul suara-suara dari sekitar

dan kata "kapan?" yang tanpa sadar memberi tekanan besar

Padahal aku hanya ingin ketenangan,

dengan menikmati hari tanpa harus memikirkan jawaban

Padahal aku hanya ingin hadir dalam kebersamaan,

dengan duduk tersenyum tanpa harus menanggung beban tambahan

Aku menyukai hari ini

tapi tidak dengan ruang tamu yang selalu ingin aku hindari

Aku menyukai hari ini

tapi tidak dengan para tamu yang mengusiknya tanpa permisi

Aku menyukai hari ini

tapi tidak dengan pertanyaan yang seringkali menekan hati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang Tamu yang Ingin Aku Hindari

17 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction