Berjalan dengan sepatu penuh debu luka
Langkah-langkah menulis kisah
Di atas tanah pernah menolak cahaya
Jejak itu keruh, seperti sungai menggendong rahasia hujan

Ia mengalir tanpa suara,
Membawa ribuan bisik yang tak sempat terucap
Angin menelusuri bekas tapak kaki
Di setiap tikungan tak bertuan

Siluet mata menemukan bayangan
Berdiri seperti patung retak
Dengan puing-puing bayangan terserak