Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan
Seorang perempuan berdiri di tengah lalu-lalang manusia. (pexels.com/Esra Erdoğdu)

Sehari dua hari mungkin sudah kumaafkan
Tapi untuk melupakan
kurasa membutuhkan waktu seumur hidup

Bukan karena dendam,
tapi memang kata-kata itu berhasil
melukai perasaanku,
membunuhnya tanpa tersisa

Kata mereka, tidak perlu didengarkan
tapi nyatanya aku memiliki telinga
Mereka juga bilang tidak perlu diambil hati,
tapi aku punya perasaan

Aku sering dianggap egois
ketika memilih menjauh
dari sesuatu yang membuatku sakit

Aku sering dianggap terlalu sensitif
ketika menyuarakan perasaanku
saat kata-kata mereka tidak nyaman
untuk didengar

Kadang, menjadi manusia
adalah dengan menerima ketidaksempurnaan
melepas topeng
dan menjadi diri sendiri
yang apa adanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction