Aku tidak memilikimu
Tidak berjalan bersisian dengamu
Tidak juga bergandeng tangan denganmu
Apalagi sampai mendapat perhatian darimu
Tuan, apakah kau sadar?
Aku telah jatuh sedalam-dalamnya
Pada perasaan yang tak memiliki ujung
Persis seperti laut
Semua memang salahku
Berani-beraninya aku jatuh cinta
Padamu yang bahkan tidak pernah melirikku
Tetapi, Tuan…
Perasaanku tidak bisa memilih
Pada siapa ia harus melabuhkan cinta
Tidak bisa juga menghentikkan perasaan tulus ini
Tuan, aku harus apa?
Aku tersiksa oleh cinta sepihak ini
Aku tersiksa oleh perasaan ini
Bahkan, aku tersiksa ketika harus memaksa perasaanku berhenti
Padahal, ia belum masuk pada babak pertama
![[PUISI] Babak Pertama yang Tak Pernah Ada](https://image.idntimes.com/post/20260221/pexels-dsnsyj-1139541_fc1e5950-1483-4358-ac86-0dfc3f6a9cd4.jpg)