Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Seandainya Waktu Menoleh

[PUISI] Seandainya Waktu Menoleh
ilustrasi berjalan sendirian (unsplash.com/Velina Bozhilova)
Share Article

Ada masa yang dulu kulewati begitu saja
Tanpa menyadari nilainya saat masih dekat
Aku sibuk memikirkan hari berikutnya
Sementara hari itu perlahan menjauh

Setelah semuanya menjadi kenangan
Aku mulai mengerti apa yang hilang
Beberapa kesempatan ternyata hilang
Mereka pergi tanpa sempat berpamitan

Sering kali pikiranku kembali ke sana
Menyusuri jalan yang sudah lama berlalu
Membayangkan pilihan yang berbeda
Dan kata-kata yang seharusnya terucap

Seandainya waktu dapat menoleh sebentar
Mungkin ada yang ingin kuperbaiki
Namun hidup tidak berjalan ke belakang
Menyisakan rindu pada hal yang tak lagi bisa digapai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Seandainya Waktu Menoleh

03 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction