Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bahagia yang Lain

[PUISI] Bahagia yang Lain
Foto hanya ilustrasi. (Unsplash.com/marcnajera)

Ketika senja meredup, langit menghitam
Aku melangitkan ribuan keluh
Perihal hati yang sulit tabah
Merenungkan kisah kelam ceritaku
Ketika kamu memilih melangkah pergi

Yang menyedihkan dari ceritaku
Aku berakhir tak mampu melupakanmu
Kukumpulkan setiap tetes air mataku
Dan kusampaikan pada-Nya
Bahwa jika bahagiaku bukan darimu
Aku ingin menjadikanmu sekadar kenangan

Aku percayakan kepada-Nya
Untuk menyembuhkan setiap luka
Memberiku jeda untuk belajar tentang sedih
Dan menikmati proses menanti bahagia yang lain

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hardiana .
EditorHardiana .

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction