Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Beda Iman

[PUISI] Beda Iman
ilustrasi pasangan tersenyum bahagia (pexels.com/Radu Florin)

Langkah yang ia ambil begitu mantap
Tidak seperti aku yang masih dihantui banyak keraguan

Satu rasa beda keyakinan
dan hal-hal yang perlahan perlu dikompromikan

Caranya berbicara, menundukkan pandangan
Pada akhirnya membuatku berhenti sesaat hanya tuk mengagumi
Jiwaku seolah terpanggil ketika namanya kueja dalam diam

Aku tahu, bukan kapasitasku untuk mengusik keyakinannya
Tapi tetap saja, aku merasa lemah ketika sudah duduk berhadapan

Sebab ia datang menawarkan sebuah bentuk kenyamanan
Meski sedari awal aku tahu semuanya akan menjadi agak menantang
Namun aku tak akan pernah berusaha membohongi diri
Cintaku padanya cukup, kasih sayang darinya pun layak diperjuangkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Biru yang Tak Bisa Dijelaskan

10 Mei 2026, 22:02 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction