Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Belenggu Asing

[PUISI] Belenggu Asing
ilustrasi saudara bertengkar (pexels.com/Craig Adderley)

Kita terbelenggu oleh asing
Padahal dulu kita adalah yang paling bising
Menggaduhkan suasana rumah yang sunyi
Sebab bapak ibu yang menyukai sepi

Nyatanya dewasa tak hanya menumbuhkan tinggimu
Tetapi menciptakan batas di antara kita
Yang barangkali dulu sedekat nadi
Yang barangkali dulu hanya aku yang kau cari

Dewasa membawamu ke dunia yang jauh
Mengenal orang-orang baru
Yang katamu baiknya melebihi aku
Yang katamu bagaikan saudaramu

Sehingga kita yang dulu selalu mencipta riuh
Kini justru menjadi yang paling jauh
Entah aku yang tak lagi terlihat oleh matamu
Atau dirimu yang merasa tak lagi membutuhkanku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Memulai Tanpa Sorak

04 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction