Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[Puisi] Belenggu

[Puisi] Belenggu
pexels.com/ abdulrahman abu shaer
Share Article

Masih sama seperti biasa
Hatiku lemah tak berdaya
Untuk melenyapkan sakit yang dirasa
Rasanya sulit karena ia terlanjur setia


Berulang kali kumenjauh
Kasih dan sayangmu kukuh
Berulang kali kau kukhianati
Ketulusanmu kian menyakiti

Lalu apa yang kau hendaki...?

Bila cintamu benar ikhlas
Mungkin aku pun beralas
Menerima dengan berlapang dada
Bukan benci yang mengemas

Waktu terus berguling
Sakit terus bergeming
Cintamu tetap sama kian merajalela
Menemani hari-hariku jadi tiada daya

Apakah ini yang kau mau!
Apakah ini yang kau sebut cinta?
Ketulusan kasih sayang yang kau tanam
Menggores luka dalam membebani jiwa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gambaran Masa Lalu

[PUISI] Gambaran Masa Lalu

24 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pisau Permata

[PUISI] Pisau Permata

24 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Aku Tidak Peduli

[PUISI] Aku Tidak Peduli

23 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Lubang

[PUISI] Lubang

23 Mei 2026, 05:04 WIBFiction