[PUISI] Pilihan yang Kuterima

Aku menangis dalam diam
Bukan karena takut atau ancam
Namun hati ini telah rela
Saat kenyataan tak memilihnya
Aku menyesal tanpa debat
Bukan karena pernah tersesat
Tapi pikiranku memilih bisu
Saat hati memberi tanda itu
Ini bukan hidup yang kuharap
Tapi aku yang tetap menetap
Semua terjadi oleh pilihanku
Dan aku tak lari dari itu
Pada akhirnya waktu berjalan
Meski harus kuterima perlahan
Hidup tetap menuntut bertahan
Walau sakit ikut dirasakan
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















