Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Setelah Luka

[PUISI] Setelah Luka
ilustrasi seseorang sedang merenung (pexels.com/freestocks.org)

Jiwa ini tak lagi bergejolak
Ia belajar diam setelah luka
Bukan karena harapan tak layak
Hanya lelah yang tak tahu harus ke mana

Di dasar hati yang nyaris padam
Masih hidup sisa asa
Namun ia menjauh perlahan saja
Seperti cahaya yang lupa cara tiba

Aku bertanya pada diriku sendiri
Perlukah bertahan, atau berhenti
Jika menggenggam hanya melukai
Mungkin melepaskan adalah bentuk peduli

Aku tak marah pada apa yang terjadi
Tak pula ingin mengulang kembali
Jika hari ini aku memilih sunyi
Barangkali esok datang tanpa perlu dicari

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction