Kau renggut hutan dari pelukan bumi
Kau keruk tanah demi haus yang tak bertepi
Kau telan sungai, kau sesakkan langit
Demi tangan yang tak pernah tahu arti cukup
Alam diam menelan setiap luka
Pohon-pohon tumbang tanpa sempat berkata
Burung kehilangan sarang, hewan kehilangan rimba
Sementara manusia terus meminta dan meminta
Hingga bumi menggeliat dalam amarahnya
Air meluap, tanah retak, api menjilat udara
Angin mengamuk membawa kabar duka
Dan bencana datang tanpa memilih siapa
Paling perih, yang gugur bukan hanya milik manusia
Hewan dan tumbuhan turut menanggung derita
Sebab setiap luka yang ditorehkan pada alam
Pada akhirnya kembali menjadi luka bagi manusia
![[PUISI] Benih Keserakahan](https://image.idntimes.com/post/20260901/intricate-explorer-xgorrqqg6pi-unsplash_7b0cc9ed-6cc4-444b-b103-8775142b6787.jpg)