Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Melalui Kebetulan yang Jadi Pertanda

1 min read
[PUISI] Melalui Kebetulan yang Jadi Pertanda
Sepasang kekasih bertatapan mesra di tengah kota (pexels.com/@cottonbro)

Di tengah riuh manusia aku bungkam
Menatap matamu yang menenangkan
Dengan setelan baju rapi jua jam tangan
Rambut baru terselip senyuman rupawan
Tergambar di balik kain tipis tak menepis
Mata teduh yang paling aku dambakan

Sesaat dirimu lepas dari pandangan mata
'Ku tak kuasa menahan debaran yang nyata
Berputar sedemikian rupa sampai kepada
Waktu pertemuan kita di kota yang sama
Seperti bukan baru sepekan saja tercipta
Ditakdirkan bersama sejak dahulu kala
Melalui kebetulan yang jadi pertanda

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team
    Atqo Sy
    EditorAtqo Sy

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel