Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Masih Ingin Menyimpan Sapa

1 min read
[PUISI] Masih Ingin Menyimpan Sapa
ilustrasi wanita menyimpan kenangan di dalam kotak (Pexels.com/cottonbro studio)

Kau bilang rasa tak mungkin renta
Sebab perangaiku puaskan dahaga
Jadi kuberanikan diri mendekap raga
Barangkali kau memang orangnya

Lalu paragraf berubah kata
Namun kuanggap hanya sibuk belaka
Hingga senyap menjadi juara
Dan aku tak lagi bisa membela

Bilang saja aku keras kepala
Masih ingin kugenggam harap
Meski hadirmu mulai ambigu
Sebab ucap dan laku tak lagi sekufu

Jadi kurelakan sajalah romansa
Sejak rindu tak kau balas gema
Biar kusimpan setiap sapa
Agar kutahu kita bukanlah fana

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    [PUISI] Masih Ingin Menyimpan Sapa