Dulu, hal kecil mampu membuatmu berbunga
Secangkir kopi, lagu, atau cerita sederhana
Kini, semua terasa hambar tanpa warna
Seakan dunia kehilangan nyawanya

Bukan karena kau tak lagi punya mimpi
Bukan pula karena aku berhenti berharap pada hari
Kau hanya terlalu lama bertahan seorang diri
Hingga lupa rasanya menjadi diri sendiri

Mungkin kau tidak kehilangan cahaya
Mungkin kamu hanya sedang bersembunyi sementara
Menunggu hati untuk selesai terluka
Menunggu kembali percaya pada semesta

Jika suatu hari Mentari kembali bersinar
Jangan paksa ia menjadi terang yang besar
Biarkan ia tumbuh dari sinar yang samar
Sebab, bahkan cahaya kecil tetap mampu mengusir gentar