Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Berkencan dengan Sepi

[PUISI] Berkencan dengan Sepi
foto perempuan (pexels.com/Catalin Buescu)

Kita baru saja saling tatap di kebetulan semesta
Saling dan paling di antara kita
Telah berubah menjadi asing yang tiada tara
Seolah tak pernah ada cerita tesaji di dalamanya

Di ambang kegagalan melupakanmu ini
Sepi kembali datang sama seperti setiap hari
Yang selalu kulewati setelah pergimu dari sisi
Kami pun berkencan dan berciuman
Melalui desir angin yang membawa pergi kenangan

Tak ada siapapun yang bisa memasuki
Ruang yang dulu kau huni dan kau tinggal ini
Hanya sepi yang setiap hari bertandang
Setia menimang-nimang diriku dengan sayang

Kami pun terus berdansa
Pada malam-malam sebelum pejam
Seperti bayi dan ari-ari
Aku dan sepi adalah separuh hati
Yang kau satukan dengan cara-cara paling menyakitkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sujud yang Lebih Dalam

28 Feb 2026, 17:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction