Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bersikukuh dengan Angkuh

[PUISI] Bersikukuh dengan Angkuh
ilustrasi perempuan angkuh (pexels.com/Murat Esibatir)

Jangan mencoba untuk sekedar berkata
Bukankah ia sangat gemar dipuja?
Memilih tutup mata tutup telinga
Enggan mengakui bahwa diri tidak sempurna

Rupanya masih bersikukuh dengan angkuh
Suara bersaing dengan guruh
Enggan jika harus bersimpuh
Bukankah angkuh sudah menyeluruh?

Mata terlanjur menatap jumawa
Berharap disanjung teramat mulia
Tak ingat tentang karma

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Dialog dengan Rasa Sakit

09 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Lelucon

[PUISI] Makhluk Lelucon

06 Mar 2026, 13:07 WIBFiction