Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bising

[PUISI] Bising
Pexels/Daria Shevtsova
Share Article

Sebuah lonceng berdentang
Berirama tidak beraturan
Persis seperti suara detak jantungku
Ketika kulihat siluetmu di kala matahari berada di atas kepala

Masihkah kau ingat, Tuan?
Kala purnama di bulan ke sepuluh datang?
Kita bernyanyi di padang nan luas
Memetik senar ukulele, menyanyi lagu keresahan

Aku mendengar riuh mereka yang berbicara tentang hilang
Aku tertawa penuh kerenyahan
Bagai orang-orang sok tahu yang  kemudian tersesat
Terhempas di setiap hitungan nafas

Baru kusadari tawa itu mempermainkanku
Ia berubah menjadi meja berkaki tiga
Yang tidak bisa tegak sempurna
Tanpa kamu sebagai tungkai keempat

Padang rembulan nan luas
Tempat sebuah sepi menjajakan canda
Tempat bagi mereka yang percaya tentang akhir yang menjadi awal
Rumah bagi isakan yang merindu air mata

Senar ukulele telah putus
Ia berganti dengan bunyi lonceng
Yang berdentang tiada henti
Bergema di hati yang sedang kehilangan

Setiap purnama datang
Semesta ini menjadi bising sekali, Tuan..
Bising sekali.

Bekasi, 20 Oktober 2018

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Related Articles

See More

[PUISI] Dahaga di Mulut Besi

30 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction