Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Bius Standar Ganda
ilustrasi bayangan pohon (pexels.com/Min An)

Kata-kata menjelma jarum sunyi
Meneteskan bius ke urat nurani
Kita terlelap, dalam pelukan ukuran tak pernah sama
Standar ganda itu, bak cermin retak di ruang sidang

Memantulkan wajah sebening embun
Sementara wajah dikeruhkan debu prasangka
Kau disebut tegas, kala benar
Kau dituding keras, kala menyampaikan fakta

Kau bercahaya, dikira bara yang membakar dunia
Ah, betapa manipulatif
Seperti bunglon di dahan kekuasaan
Benar menjadi lentur, salah selembut kapas

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team