Kata-kata menjelma jarum sunyi
Meneteskan bius ke urat nurani
Kita terlelap, dalam pelukan ukuran tak pernah sama
Standar ganda itu, bak cermin retak di ruang sidang
Memantulkan wajah sebening embun
Sementara wajah dikeruhkan debu prasangka
Kau disebut tegas, kala benar
Kau dituding keras, kala menyampaikan fakta
Kau bercahaya, dikira bara yang membakar dunia
Ah, betapa manipulatif
Seperti bunglon di dahan kekuasaan
Benar menjadi lentur, salah selembut kapas
![[PUISI] Bius Standar Ganda](https://image.idntimes.com/post/20240801/1000194885-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-59722dc5e87a805651576bd302b989c2.jpg)