Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sujud yang Lebih Dalam

[PUISI] Sujud yang Lebih Dalam
ilustrasi seorang Muslim bersujud dan berdoa (pexels.com/Thirdman)

Malam Ramadan memanggil pelan
Dengan bintang sebagai saksi
Aku berdiri di atas sajadah
Membawa segala rapuh

Sujud terasa lebih lama
Seolah bumi memeluk keningku
Di titik terendah itu
Aku justru merasa utuh

Air mata jatuh tanpa drama
Menjadi bahasa yang paling jujur
Tak ada yang kusembunyikan lagi
Semua luruh dalam doa

Ketika bangkit dari sujud
Aku bukan manusia yang sama
Ada beban yang ditinggal
Ada harap yang lahir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sujud yang Lebih Dalam

28 Feb 2026, 17:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction