Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bulan sabit
ilustrasi bulan sabit (pexels.com/Philippe Donn)

Aku terlahir sebagai bulan sabit
Kehilangan separuh bagian,
namun masih setia menyala di langit yang sama

Meski malam kerap bertanya,
mengapa aku tak sempurna?
Aku belajar menerima

Utuh, tak selalu sempurna
Bahwa kurang bukan selalu cela
Dan Tuhan, tak menciptakan sia-sia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team