Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Cinta Sepihak

Foto wanita duduk sambil menunjukkan tangan tanda hati
Foto wanita duduk sambil menunjukkan tangan tanda hati (pexels.com/Hassan OUAJBIR)

Aku pernah belajar mencintai
Di kala sesak mendesak dalam hatiku
Segalanya menjadi ringan saat mengingat namamu
Biar saja aku jatuh cinta di pelukan yang bukan milikku

Andaikan sore tak merindukan malam
Mungkin aku masih mencintaimu
Di antara angin dingin yang kini belajar memeluk
Aku tak sanggup menahan dekapnya

Aku pernah belajar bertahan
Di saat cintaku benar-benar penuh
Selamanya denganmu menjadi tujuan
Tak ada sisa untuk diriku

Namun, malam tak selamanya indah
Dia menggulung kelam di sore itu
Tak ada bintang yang berharap hadir
Angin pun tak sudi untuk memeluk

Aku pernah belajar setia  
Di sisa-sisa hati yang tak lagi utuh
Tapi kenyataan membuatku sadar,
akan cinta sepihak yang perlu untuk merasa dicintai

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langkah Pertama setelah Hujan

16 Des 2025, 13:47 WIBFiction
ilustrasi orang menempelkan sticky notes

[PUISI] Pergi untuk Pulang

15 Des 2025, 21:07 WIBFiction
ilustrasi memasak bersama keluarga

[PUISI] Aroma Masakan Ibu

14 Des 2025, 05:15 WIBFiction
ilustrasi secangkir kopi (pexels.com/Boryslav Shoot)

[PUISI] Kopi Hitam

14 Des 2025, 05:04 WIBFiction
Posisi tenang

[PUISI] Harapan Fana

12 Des 2025, 16:57 WIBFiction